Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo mengatakan kemajuan ilmiah telah meningkatkan pemahaman kita tentang ketidakseimbangan energi Bumi dan realitas yang dihadapi planet kita dan iklim kita saat ini.
“Aktivitas manusia semakin mengganggu keseimbangan alam dan kita akan hidup dengan konsekuensi ini selama ratusan dan ribuan tahun,” kata Celeste Saulo.
“Secara harian, cuaca kita menjadi lebih ekstrem. Pada tahun 2025, gelombang panas, kebakaran hutan, kekeringan, siklon tropis, badai, dan banjir menyebabkan ribuan kematian, berdampak pada jutaan orang, dan menyebabkan kerugian ekonomi miliaran dolar,” ujarnya.
Pemanasan atmosfer termasuk di dekat permukaan Bumi (suhu yang dirasakan manusia) hanya mewakili 1% dari kelebihan energi, sementara sekitar 5% tersimpan di daratan benua.




