Jumat, Juli 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

WMO Ingatkan Tsunami Teluk Palu, Jepang dan Samudra Hindia

redaksi
1 Agustus 2025
Kategori : Berita
0
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

Gempa disusul gelombang tsunami di Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Jumat 28 September 2018. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Darilaut – Sebagian besar tsunami dihasilkan oleh gempa bumi bawah laut. Penyebab tsunami lain yang lebih jarang terjadi adalah gunung berapi bawah laut atau pesisir dan/atau longsor.

Organisasi Meteorologi Internasional (WMO) menyoroti gempabumi sangat dahsyat di Rusia, berkekuatan 8,8 skala Richter. Gempa bumi tersebut melanda lepas pantai timur Semenanjung Kamchatka Rusia pada 29 Juli pukul 23.24 GMT.

Dalam siaran pers, WMO mengingatkan dua contoh kuat yang menggambarkan kekuatan sekaligus tantangan sistem peringatan dini terpadu.

Pada tahun 2011, gempa bumi berkekuatan 9,0 melanda lepas pantai Jepang, memicu tsunami dahsyat yang merenggut lebih dari 18.000 jiwa dan menyebabkan bencana nuklir Fukushima.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan ekstensif, dan sistem pemantauan tsunami global diaktifkan dalam hitungan menit, menunjukkan nilai infrastruktur peringatan dini yang tangguh.

Kedua, sebaliknya, gempa bumi Sulawesi 2018 di Indonesia, berkekuatan 7,5, memicu tsunami lokal di Teluk Palu, yang diperparah oleh longsor bawah laut.

Meskipun sistem telah tersedia, peristiwa tersebut mengungkap kesenjangan serius dalam deteksi dan komunikasi cepat, yang menyoroti kebutuhan mendesak untuk memperkuat sistem peringatan dini menyeluruh, terutama untuk kejadian di dekat lokasi gempa.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gempa Kamchatka RusiaTsunami AcehTsunami JepangTsunami PaluUnescoWMO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

WMO: Peringatan Tsunami Untuk Menyelamatkan Nyawa

Next Post

Rektor UNG Dukung Kolaborasi Nasional Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Postingan Terkait

Ini Daftar 11 Nama Wisatawan Mancanegara yang Hilang di Teluk Tomini

Ini Daftar 11 Nama Wisatawan Mancanegara yang Hilang di Teluk Tomini

24 Juli 2026
11 Wisatawan Mancanegara dan 2 ABK Hilang di Perairan Teluk Tomini

11 Wisatawan Mancanegara dan 2 ABK Hilang di Perairan Teluk Tomini

24 Juli 2026

10 Wisatawan Mancanegara Hilang di Perairan Teluk Tomini

Badai Tropis Noul Menuju Selat Luzon dan Pantai Timur Guangdong

Badai Tropis Noul Terbentuk di Dekat Luzon Utara Laut Filipina

Restorasi Terumbu Karang Memerlukan Data Jangka Panjang

Efektivitas Restorasi Terumbu Karang dengan Memastikan Fungsi Ekosistemnya Pulih

UNG Perkuat Tata Kelola Keuangan

Next Post
Rektor UNG Dukung Kolaborasi Nasional Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Rektor UNG Dukung Kolaborasi Nasional Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

TERBARU

Ini Daftar 11 Nama Wisatawan Mancanegara yang Hilang di Teluk Tomini

11 Wisatawan Mancanegara dan 2 ABK Hilang di Perairan Teluk Tomini

10 Wisatawan Mancanegara Hilang di Perairan Teluk Tomini

Badai Tropis Noul Menuju Selat Luzon dan Pantai Timur Guangdong

Badai Tropis Noul Terbentuk di Dekat Luzon Utara Laut Filipina

Restorasi Terumbu Karang Memerlukan Data Jangka Panjang

AmsiNews

REKOMENDASI

Ratifikasi Konvensi ILO 188/2007 untuk Nelayan dan Pekerja Perikanan, EKOMARIN: Jangan Hanya Capaian Diplomatik di Kertas

Pilkada 2024, 1.193 Pantarlih Mengikuti Apel Coklit Serentak di Kabupaten Gorontalo

Radar Penangkap Kapal Pelaku Illegal Fishing

Akar Persoalan Mengapa PKI “Tidak Laku” di Gorontalo

Kapal Pengawas Orca 04 Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon di Laut Sulawesi

Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.