Teknologi FishFace yang dikembangkan sejak 2017 memanfaatkan AI untuk mengenali lebih dari sepuluh spesies ikan bernilai ekonomi tinggi seperti tuna dan kakap. Inovasi ini kini terintegrasi dengan E-Logbook V3 milik KKP yang diluncurkan pada 6 Oktober 2025. Integrasi tersebut memungkinkan pencatatan hasil tangkapan secara digital dan real-time, sekaligus memperkuat pelaksanaan program Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota.
Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan KKP, Syahril Abd Raup, menyebut digitalisasi sektor perikanan sebagai langkah strategis menuju tata kelola yang efisien dan bertanggung jawab.
“Kolaborasi KKP dan YKAN menunjukkan bagaimana teknologi dapat memperkuat tata kelola perikanan yang berkelanjutan”.
Ke depan, YKAN dan KKP juga menyiapkan penerapan Electronic Monitoring (EM), sistem kamera dan sensor di kapal untuk memantau aktivitas penangkapan secara otomatis. Dengan penguatan kapasitas nelayan, infrastruktur data, dan regulasi yang harmonis, Indonesia menunjukkan kepemimpinannya dalam transformasi digital perikanan yang bukan hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga berkeadilan sosial dan ekologis. (Novita J. Kiraman)




