Inflasi Kota Gorontalo di Bawah Angka Nasional

Data inflasi nasional. GAMBAR: BANK INDONESIA (bi.go.id)

Darilaut – Pemerintah Kota Gorontalo terus menggiatkan program pengendalian inflasi agar tidak melebihi angka nasional.

Hingga saat ini laju inflasi Kota Gorontalo masih tetap terkendali. Hal ini sesuai dengan strategi ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan Komunikasi (4K).

Hasil evaluasi, strategi 4K yang telah dijalankan pemerintah Kota Gorontalo menjadi penentu keberhasilan pengendalian inflasi tersebut.

Wali Kota Gorontalo Marten Taha, mengatakan, pengendalian inflasi daerah sangat penting dan terus menjadi perhatian pemerintah pusat.

Bahkan setiap hari senin, selalu ada pertemuan virtual antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan inflasi daerah tetap terkendali.

Menurut Marten inflasi Kota Gorontalo kini 5,41 persen. Angka tersebut berada di bawah inflasi nasional, sehingga Kota Gorontalo dianggap termasuk daerah yang mampu mengendalikan inflasi.

Marten mengatakan implementasi strategi 4 K tersebut, antara lain, dengan menggelar pangan murah bila terjadi kenaikan harga.

Kemudian, pemerintah Kota Gorontalo intens berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. Seperti Bulog (Badan Urusan Logistik) yang mengurusi tata niaga beras dan berkoordinasi dengan menggelar operasi pasar ketika terjadi kenaikan harga.

Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penurunan daya beli masyarakat.

“Itu antara lain cara yang dilakukan. Kemudian juga berkomunikasi dengan BI. Sampai kini, inflasi kita tetap terkendali,” kata Marten.

Berdasarkan data inflasi nasional di laman bi.go.id, inflasi sejak Januari hingga November tahun ini sebagai berikut:

November 2022: 5.42 %

Oktober 2022: 5.71 %

September 2022: 5.95 %

Agustus 2022: 4.69 %

Juli 2022: 4.94 %

Juni 2022: 4.35 %

Mei 2022: 3.55 %

April 2022: 3.47 %

Maret 2022: 2.64 %

Februari 2022: 2.06 %

Januari 2022: 2.18 %.

Exit mobile version