Darilaut – Sejumlah komoditas perikanan sebagai penyumbang inflasi Januari 2026 di Provinsi Gorontalo.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo komoditas yang dominan memberikan andil/ sumbangan inflasi Year on Year (y-on-y), yaitu ikan selar/ ikan tude sebesar 0,46 persen; ikan layang/ ikan benggol sebesar 0,42 persen; ikan cakalang/ ikan sisik sebesar 0,38 persen.
Selain itu, komoditi lainnya, bawang merah sebesar 0,37 persen; dan beras sebesar 0,32 persen.
Kelompok ini pada Januari 2026 memberikan andil/ sumbangan inflasi y-on-y sebesar 1,97 persen
Pada Januari 2026, menurut BPS Provinsi Gorontalo, kelompok ini juga memberikan andil inflasi m-to-m sebesar 0,28 persen.
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m, yaitu ikan selar/ ikan tude dan ikan layang/ ikan benggol masing-masing sebesar 0,21 persen; ikan cakalang/ ikan sisik dan ikan mujair sebesar masing-masing 0,13 persen; cumi-cumi sebesar 0,06 persen, menurut BPS Gorontalo.
Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, yaitu cabai rawit sebesar 0,59 persen; minyak goreng sebesar 0,09 persen; ikan tuna dan kangkung sebesar 0,06 persen; terong sebesar 0,04 persen.
Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi m-to-m, yaitu cabai rawit sebesar 0,33 persen; bawang merah sebesar 0,17 persen; daging ayam ras sebesar 0,08 persen; minyak goreng sebesar 0,05 persen; beras sebesar 0,04 persen.




