Darilaut – Tahun 2025 volume ekspor pelet kayu (wood pellet) dengan HS Code 44 (komoditi Kayu, Barang dari Kayu) asal Provinsi Gorontalo meningkat menjadi 313,9 ribu ton.
Selama Januari hingga Desember 2025 volume ekspor tersebut sebesar sebesar 313.928,07 ton atau 313.928.070,00 kg.
Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan Januari hingga Desember 2024 sebesar 197.263,16 ton atau 197.263.160,00 kg.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo No. 08/02/75/Th. XX, 2 Februari 2026, volume ekspor Kayu, Barang dari Kayu Januari – Desember 2024 sebanyak 197.263,16 ton. Periode yang sama di bulan Januari – Desember 2025 sebesar 313.928,07 ton.
Adapun volume ekspor Desember 2025 komoditi Kayu, Barang dari Kayu (44) sebesar 43.100,54 ton, mengalami kenaikan dibandingkan November 2025 sebanyak 29.095,21 ton.
Ekspor melalui Provinsi Gorontalo pada Desember 2025 “sebesar US$6,09 juta” dengan komoditas “Pelet Kayu (HS 44) menuju Jepang dan Korea Selatan,” menurut BPS Provinsi Gorontalo.

Jumlah ekspor Kayu, Barang dari Kayu (44) tersebut mengalami peningkatan dibandingkan November 2025 senilai US$ 4.276.444.
Negara tujuan ekspor HS 44 ke Jepang pada November 2025 dengan nilai US$ 4.351.300, sedangkan Desember 2025 meningkat dengan nilai US$ 4.672.934.




