Darilaut – Hujan deras disertai dengan angin kencang menerjang Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Kamis (7/3/2024). Di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di depan Kantor Desa Isimu Utara, Tibawa, satu pohon berukuran besar tumbang. Pohon tumbang ini menimpa bentor (becak motor) bermuatan 5 orang penumpang.
Peristiwa itu menyebabkan satu korban meninggal dunia, sementara pengemudi bentor dan satu penumpang lainnya kritis dan 3 penumpang yang masih anak-anak mengalami luka ringan.
Akibat kejadian itu, warga Tibawa menggelar demo di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo https://vt.tiktok.com/ZSFPamFQ1/.
Sebelumnya, pada Minggu (17/7/2022) malam, tiga warga yang berada di bentor tertimpa pohon tumbang di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Seorang warga meninggal dunia karena tertimpa pohon tumbang tersebut.
Bagaimana mitigasi pohon tumbang dan mempertahankan ruang hijau yang memberikan banyak manfaat bagi kehidupan?
Hasil Telaah
Cuaca ekstrem seperti hujan deras yang disertai angin kencang dapat menyebabkan banjir dan pohon tumbang.
Pepohonan yang tumbuh di dekat jalan dan halaman rumah sangat rawan tumbang serta berpotensi menggangu berbagai aktivitas.
Pohon yang tumbuh bukan hanya dibiarkan begitu saja. Minimal setiap tiga hingga enam bulan pepohonan tersebut harus diperiksa kondisi dan rantingnya.
Mitigasi Pohon Tumbang
Menghadapi cuaca ekstrem, berupa angin kencang dan hujan lebat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selalu mengingatkan agar warga melakukan upaya-upaya pencegahan dan mitigasi.
Menurut BNPB, warga dapat melakukan pengecekan struktur atap bangunan untuk memastikan kondisi kokoh. Di sisi lain, warga dapat melakukan pemotongan ranting-ranting pohon di sekitar rumah.
Sementara di ruang publik, BNPB mengimbau pemerintah daerah agar dapat melakukan pemotongan ranting-ranting untuk menghindari pohon tumbang
Pemotongan ranting pohon bertujuan untuk mengurangi beban di saat hujan lebat maupun angin kencang terjadi.
Pepohonan dan Ruang Hijau
Suhu panas melanda berbagai belahan dunia selama 2023. Kondisi ini akan terus berlanjut hingga 2024, menurut para ahli.
Perubahan iklim disebabkan oleh aktivitas manusia dan dampak manusia lainnya terhadap lingkungan menjadi salah satu ancaman terbesar bagi umat manusia.
Salah satu upaya untuk menjaga suhu panas, terutama di wilayah perkoraan dengan menanam pohon dan meningkatkan ruang hijau. Hal ini dapat mengurangi risiko panas.
Ruang hijau dan alam dapat mengurangi risiko panas dan penyakit akibat panas.
Panas yang ekstrim seringkali berakibat fatal. Sebuah studi baru di jurnal Nature Medicine menemukan bahwa di Eropa saja, ada lebih dari 61.000 kematian terkait panas musim panas lalu, banyak di kota-kota.
Karena itu, menanam pohon di jalan-jalan akan memberi manfaat bagi banyak orang.
Data Program Lingkungan PBB (UNEP) di hari cerah yang normal, satu pohon dapat mentranspirasikan beberapa ratus liter air, yang merupakan efek pendinginan yang setara dengan dua AC domestik yang beroperasi selama 24 jam.
Hutan kota dan taman besar juga memberikan manfaat pendinginan hampir 1 km di luar batasnya dengan mengangkat udara hangat di atas permukaan tanah dan menyebarkan udara dingin.
Menghubungkan ruang hijau menciptakan koridor angin yang mengurangi suhu panas lokal.
Selain itu, pelestarian badan air, seperti danau, kanal, kolam, dan lahan basah dapat memberikan efek pendinginan yang signifikan.
Saat planet ini menghangat, permintaan dunia akan AC (Air Conditioner) sebagai penyejuk udara akan melonjak.
Ketika terjadi gelombang panas, akan menghasilkan lebih banyak lagi emisi karbon karena meningkatnya penggunaan AC.
Dengan adanya pohon dan ruang hijau merupakan salah satu solusi yang saling menguntungkan.
Pohon tidak hanya memberikan keteduhan dan mengurangi biaya AC. Tetapi juga mendinginkan udara di sekitarnya dengan melepaskan air melalui daunnya. Mirip dengan manusia tetap sejuk dengan berkeringat.
Faktanya, para ahli mengklaim bahwa pohon berkontribusi hingga USD $500 juta untuk ekonomi ‘kota besar’ karena manfaat yang timbul dari pendinginan dan penyaringan polusi udara.
Kesimpulan
Mitigasi pohon tumbang dapat dilakukan warga bersama perangkat desa/ kelurahan dan instansi pemerintah daerah. Warga setempat memeriksa kondisi pohon di sekitar rumahnya dan melakukan pemotongan ranting-ranting. Pemerintah daerah memeriksa dan memotong ranting-ranting pohon di ruang publik, seperti yang tumbuh di pinggir jalan.
Adanya pepohonan dan meningkatkan ruang hijau di satu wilayah sebagai salah satu upaya untuk menjaga risiko suhu panas dan penyakit akibat panas. (Verrianto Madjowa)
Rujukan
https://banthayo.com/unit-sar-ilato-gerak-cepat-lakukan-evakuasi-korban-pohon-tumbang/amp/
https://darilaut.id/berita/seorang-meninggal-tertimpa-pohon-tumbang-di-gorontalo-kabupaten-garut-status-darurat-banjir
https://darilaut.id/iklim/mengurangi-risiko-panas-dengan-menanam-pohon
https://darilaut.id/berita/melindungi-kota-dari-gelombang-panas-dan-sistem-pangan
https://www.unep.org/news-and-stories/story/how-nature-can-help-cities-fend-record-smashing-heat
https://bnpb.go.id/berita/angin-kencang-sebabkan-rumah-warga-blora-tertimpa-pohon-tumbang-
Konten ini diproduksi Darilaut.id sebagai upaya untuk melawan hoaks, informasi bohong, konten palsu dan sejenisnya.
