Peringatan Flu Burung di Jepang Level Tertinggi

Ilustrasi ayam. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Jepang telah menaikkan peringatan flu burung ke tingkat tertinggi setelah virus tersebut ditemukan di Prefektur Hokkaido, Jepang utara.

Melansir Nippon Hoso Kyokai (NHK), Kementerian Lingkungan Hidup Jepang telah menaikkan peringatan flu burung negara itu ke tingkat tertinggi setelah strain virus flu burung yang sangat patogen terdeteksi di dua kota di Hokkaido.

Kementerian mengatakan virus flu burung terdeteksi pada elang liar mati yang ditemukan di kota Otobe pada 30 September dan juga pada kotoran bebek liar di kota Betsukai pada 8 Oktober.

Kementerian menetapkan peringatan ke tingkat tertinggi tiga pada hari Selasa (15/10).

Para pejabat menyerukan kepada pemerintah daerah di seluruh negeri untuk memperkuat pemantauan burung liar dan meningkatkan upaya mereka untuk mengkonfirmasi apakah burung-burung itu membawa virus atau tidak.

Kementerian mengatakan virus flu burung umumnya tidak dianggap menginfeksi manusia kecuali mereka melakukan kontak berlebihan dengan burung yang terinfeksi.

Pejabat kementerian meminta orang-orang untuk mencuci tangan dan berkumur jika mereka menyentuh kotoran burung.

Mereka juga meminta orang-orang untuk tidak menyentuh burung liar yang mati dan memberi tahu pihak berwenang setempat jika mereka menemukannya.

Pada Maret 2023, Jepang memusnahkan ratusan ribu ayam menyusul kasus flu burung yang sangat menular terdeteksi di sebuah peternakan unggas di Hokkaido.

Pemerintah prefektur mengadakan pertemuan darurat dan memutuskan untuk membuang sekitar 560.000 ayam di peternakan.

Saat itu, pemerintah prefektur melarang pergerakan sekitar 860.000 ayam dan telurnya dari empat peternakan unggas yang terletak dalam jarak tiga kilometer dari lokasi wabah.

Larangan keluar juga berlaku di delapan peternakan dalam radius 3 hingga 10 kilometer. Ada sekitar 700.000 ayam di peternakan tersebut.

Exit mobile version