Senin, Agustus 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Wabah Flu Burung, Jepang Memusnahkan Ratusan Ribu Ayam

redaksi
28 Maret 2023
Kategori : Berita
0
Wabah Flu Burung, Jepang Memusnahkan Ratusan Ribu Ayam

Ilustrasi ayam. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Jepang mulai memusnahkan ratusan ribu ayam menyusul kasus flu burung yang sangat menular terdeteksi di sebuah peternakan unggas di Hokkaido, prefektur paling utara.

Para pejabat prefektur Hokkaido mengatakan sebuah peternakan unggas di Kota Chitose melaporkan ayam mati pada hari Senin.

Mengutip Nippon Hoso Kyokai (NHK) hasil pengujian genetik mengungkapkan bahwa jenis flu burung H5, yang memiliki tingkat kematian tinggi.

Pemerintah prefektur mengadakan pertemuan darurat dan memutuskan untuk membuang sekitar 560.000 ayam di peternakan.

Ini adalah jumlah ayam tertinggi yang pernah dimusnahkan karena flu burung di Hokkaido.

Pemerintah prefektur melarang pergerakan sekitar 860.000 ayam dan telurnya dari empat peternakan unggas yang terletak dalam jarak tiga kilometer dari lokasi wabah.

Larangan keluar juga berlaku di delapan peternakan dalam radius 3 hingga 10 kilometer. Ada sekitar 700.000 ayam di peternakan tersebut.

Lebih dari 200 orang termasuk karyawan prefektur dan sejumlah personel akan bekerja bergiliran sepanjang waktu untuk membuang ayam tersebut.

Pemusnahan diperkirakan akan berlanjut hingga 3 April. Ayam yang mati akan dikubur dan kandang didesinfeksi pada 5 April.

Tags: Avian InfluenzaFlu BurungJepangUnggas
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

3 Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia, 2 Dekat Indonesia

Next Post

Restorasi Sungai dan Lahan Basah Diluncurkan pada Konferensi Air PBB

Postingan Terkait

The Story of a Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Student Shaken by the M 7.7 Earthquake and Tsunami in NTT

The Story of a Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Student Shaken by the M 7.7 Earthquake and Tsunami in NTT

17 Agustus 2026
Semangat Kemerdekaan, Rektor UNG: Terus Belajar, Ciptakan Inovasi dan Penelitian yang Bermanfaat

Semangat Kemerdekaan, Rektor UNG: Terus Belajar, Ciptakan Inovasi dan Penelitian yang Bermanfaat

17 Agustus 2026

Gempa M 6,2 di Teluk Tomini Mengakibatkan Satu Orang Meninggal Dunia

Gempa Susulan M 5 Masih Terus Terjadi di Nusa Tenggara Timur

Kisah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Sedang Menjalankan KKN Diguncang Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

NTT Earthquake: 45 Fatalities in Manggarai and East Manggarai Regencies

Gempa NTT, Korban Meninggal Dunia di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur 45 Orang

More Than 2,600 Buildings Damaged by Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

Next Post
Restorasi Sungai dan Lahan Basah Diluncurkan pada Konferensi Air PBB

Restorasi Sungai dan Lahan Basah Diluncurkan pada Konferensi Air PBB

Komentar tentang post

TERBARU

The Story of a Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Student Shaken by the M 7.7 Earthquake and Tsunami in NTT

Semangat Kemerdekaan, Rektor UNG: Terus Belajar, Ciptakan Inovasi dan Penelitian yang Bermanfaat

Gempa M 6,2 di Teluk Tomini Mengakibatkan Satu Orang Meninggal Dunia

Gempa Susulan M 5 Masih Terus Terjadi di Nusa Tenggara Timur

Kisah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Sedang Menjalankan KKN Diguncang Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

NTT Earthquake: 45 Fatalities in Manggarai and East Manggarai Regencies

AmsiNews

REKOMENDASI

Diskusi Online Dampak Covid-19 pada Nelayan dan Pekerja Perikanan

Bibit Siklon Tropis 96W Berlokasi di Timur Laut Kepulauan Talaud Sulawesi Utara

Bibit Siklon Tropis 95S Terletak di Barat Merauke

Tsunami Palu, Siapa Saja Ilmuwan Luar Negeri yang Ikut Survei?

Spesies Unik Pari (Hiu) Lontar…

8.544 Peminat Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi Pilih UNG

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.