Darilaut – Jepang mulai memusnahkan ratusan ribu ayam menyusul kasus flu burung yang sangat menular terdeteksi di sebuah peternakan unggas di Hokkaido, prefektur paling utara.
Para pejabat prefektur Hokkaido mengatakan sebuah peternakan unggas di Kota Chitose melaporkan ayam mati pada hari Senin.
Mengutip Nippon Hoso Kyokai (NHK) hasil pengujian genetik mengungkapkan bahwa jenis flu burung H5, yang memiliki tingkat kematian tinggi.
Pemerintah prefektur mengadakan pertemuan darurat dan memutuskan untuk membuang sekitar 560.000 ayam di peternakan.
Ini adalah jumlah ayam tertinggi yang pernah dimusnahkan karena flu burung di Hokkaido.
Pemerintah prefektur melarang pergerakan sekitar 860.000 ayam dan telurnya dari empat peternakan unggas yang terletak dalam jarak tiga kilometer dari lokasi wabah.
Larangan keluar juga berlaku di delapan peternakan dalam radius 3 hingga 10 kilometer. Ada sekitar 700.000 ayam di peternakan tersebut.
Lebih dari 200 orang termasuk karyawan prefektur dan sejumlah personel akan bekerja bergiliran sepanjang waktu untuk membuang ayam tersebut.
Pemusnahan diperkirakan akan berlanjut hingga 3 April. Ayam yang mati akan dikubur dan kandang didesinfeksi pada 5 April.





Komentar tentang post