Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

redaksi
14 Juli 2026
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Dimensi konservasi paus masyarakat adat Lamera di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). GAMBAR: ALEXANDER AUR

Darilaut – Selama ini, hasil tangkapan paus di kampung nelayan Lamalera, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditempatkan sebagai hasil berburu.

Penggunaan paradigma konvensional (fortress conservation) tersebut berakar pada penelitian terdahulu terhadap Lamalera, seperti sebagai pemburu paus, tradisi berburu paus, dan menghidupi diri dengan ekonomi subsisten dari hasil perburuan paus  dan penangkapan ikan-ikan yang lain.

Hasil riset Dr. Alexander Aur menemukan sedikitnya tiga kekurangan dalam penelitian-penelitian sebelummya.

Menurut Alex, penelitian tersebut, pertama, hanya bersifat deskriptif. Dengan mendeskripsikan fakta mengenai tradisi masyarakat adat Lamalera sebagai pemburu paus untuk memenuhi kebutuhan ekonomi subsisten.

”Istilah “pemburu paus” menempatkan masyarakat adat ini berhadap-hadapan dengan hukum internasional dan hukum nasional yang mengatur bahwa paus adalah mamalia laut yang dilindungi,” kata Alex saat ujian terbuka promosi Doktor di Soegijapranata Catholic University atau Universitas Katolik Soegijapranata (Unika), Jumat (10/7).

Kedua, hasil penelitian sebelumnya, belum mengungkapkan secara jelas dan terang kosmologi hidup masyarakat adat Lamalera. ”Deskripsi tanpa menunjukkan secara transparan kosmologi hidupnya justru semakin mengokohkan keberadaan masyarakat adat Lamalera sebagai pemburu paus,” ujar Alex.

Halaman 1 dari 6
12...6Selanjutnya
Tags: Dr. Alexander AurKabupaten LembataKonservasi IntegratifKonservasi PausKosmologiLamaleraMasyarakat Adat LamaleraNusa Tenggara Timur
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Next Post
Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

KLHK Bawa 1.236 Kasus ke Pengadilan

Konsentrasi Parasetamol di Teluk Jakarta Tinggi

UNG Kirim Mahasiswa ke Daerah Bencana di Aceh Tamiang

Indonesia Membutuhkan 600 Ribu Talenta Digital Setiap Tahun

Banyak Pemerintah Mengalokasikan Anggaran yang Tidak Memadai Untuk Layanan Meteorologi

Intensitas Siklon Tropis Neville Terus Meningkat Saat Menjauhi Daratan Australia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.