Jumat, Juli 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

World Reef Day, Pentingnya Terumbu Karang dan Peran Ilmuwan Warga

redaksi
1 Juni 2023
Kategori : Berita, Konservasi
0
Penggunaan Lahan dan Konversi Habitat Penyebab Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Jutaan spesies laut hidup di ekosiatem terumbu karang (coral reef). FOTO: DARILAUT.ID

Penurunan karang hidup sebesar 70–90 persen pada tahun 2050 dapat terjadi tanpa tindakan drastis untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5°C.

Namun mengingat luasnya, mempelajari dan menjelajahi lingkungan laut menghadirkan tantangan logistik dan keuangan.

Para ilmuwan saja tidak dapat mengumpulkan data yang cukup. Mereka membutuhkan lebih banyak mata, telinga, dan perspektif.

Di sinilah ilmuwan warga – melatih dan mengumpulkan data tentang karang dengan cara standar – dapat membantu mengisi kesenjangan dalam pengumpulan data dan menginformasikan pengambilan keputusan yang lebih baik.

Program sains warga juga bermanfaat bagi komunitas dan bisnis lokal dengan meningkatkan kesadaran akan masalah lingkungan, kata operator selam.

Banyak pelanggan yang ingin melakukan lebih dari sekadar rekreasi menyelam, mencari tujuan saat berlibur, dan ingin terlibat dalam mempelajari, melindungi, dan melestarikan laut.

Sementara pariwisata menonjol dalam Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan diidentifikasi sebagai sarana untuk mempromosikan penggunaan sumber daya laut dan pesisir yang berkelanjutan di masa depan. Terlalu banyak wisatawan yang datang ke satu tempat dapat menimbulkan konsekuensi negatif bagi ekosistem yang rapuh seperti terumbu karang.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Citizen ScientistsHari Terumbu DuniaIlmuwan WargaLeticia CarvalhoUNEPWorld Reef Day
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ratusan Mahasiswa UNG Antusias Mengikuti Gerakan Cerdas Memilih

Next Post

World Reef Day dan Wisata Terumbu Karang Berkelanjutan

Postingan Terkait

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

17 Juli 2026
UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

17 Juli 2026

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

Pemerintah Provinsi Gorontalo Perkuat Aspek Konservasi di Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani

Tradisi Penangkapan Paus di Lamalera Sering Dipahami Secara Sempit

Next Post
BRIN Buka Pendanaan Riset Keanekaragaman Hayati

World Reef Day dan Wisata Terumbu Karang Berkelanjutan

Komentar tentang post

TERBARU

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

AmsiNews

REKOMENDASI

Bakamla Tangkap Kapal Kayu Muat BBM Ilegal

Topan Jangmi Mendekati Kepulauan Okinawa Jepang

Badai Tropis Parah Yinxing Mengalami Intensifikasi yang Cepat di Laut Filipina

ITB Kembangkan Teknologi Pemanfaatan Batubara Ramah Lingkungan

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim (2)

Badai Tropis di Laut Filipina Mengarah ke Kepulauan Ryukyu, Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.