Ingin Memotret Bawah Laut? Ini Persiapannya

Fotografi bawah laut

FOTO: VERRIANTO MADJOWA

AKTIVITAS menyelam serasa kurang lengkap bila tidak ada gambar yang dihasilkan selama berada di bawah laut. Mengambil foto maupun video bawah laut, berbeda dengan di darat.

Perlu ada kesiapan untuk menghasilkan gambar sesuai yang diinginkan, tidak merusak terumbu karang dan mengganggu biota laut.

Peralatan fotografi maupun kamera video mempengaruhi daya apung dan mobilitas penyelam di dalam air. Karena itu, penyelam memerlukan keterampilan yang baik untuk mengambil foto dan video.

Berikut ini panduan fotografi bawah laut, seperti yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

1. Fotografer harus memiliki keterampilan daya apung yang baik. Ini untuk menghindari kerusakan terumbu karang.

2. Berlatihlah keterampilan daya apung (buoyancy) dan keterampilan fotografi di kolam renang, sebelum menyelam di laut.

3. Amankan regulator dan peralatan lainnya. Sehingga tidak terseret atau terhempas di karang. Peralatan yang terkena karang, bisa menyebabkan kerusakan pada terumbu karang.

4. Posisikan diri Anda dan kamera tanpa menyentuh karang. Pahami dan amati situasi sebelum mendekati obyek gambar.

5. Berlatih untuk dapat bergerak mundur perlahan-lahan. Sehingga dapat bergerak menjauh dari karang tanpa menyebabkan kerusakan.

6. Dalam keadaan darurat, berpegang pada batu atau karang mati.

7. Hindari fins yang digunakan mengaduk sedimen dasar bila mendekati obyek gambar.

8. Jangan memaksakan diri. Bergerak mundur jika obyek biota laut terlihat stress atau panik.

9. Bersabarlah dan diam sejenak. Ini agar obyek gambar terlihat tenang dan memungkinkan pengambilan foto dan video yang terbaik.*

Exit mobile version