Darilaut – Bibit Siklon Tropis 94S terpantau di Laut Arafura dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan udara minimum 1005,5 mb.
Sistem ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Laut Arafura di selatan Papua hingga pesisir utara Australia.
Sistem ini bergerak ke arah timur tenggara dan memiliki potensi untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada pada kategori rendah.
Sementara itu, sirkulasi Siklonik terpantau di perairan barat Sumatera utara dan di Sulawesi Tenggara bagian selatan.
Sirkulasi Siklonik ini membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Samudra Hindia barat Aceh hingga perairan barat Aceh, dari Semenanjung Malaysia hingga perairan barat Sumatera Barat, dan dari Sulawesi Selatan bagian utara hingga perairan timur Sulawesi Tenggara.
Menurut Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kondisi ini mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang di sekitar wilayah bibit siklon tropis maupun sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Deputi Bidang Meteorologi telah mengeluarkan pembaruan sistem peringatan dini cuaca Minggu 17 April 2022, pukul 13:12 WIB.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/ petir dan angin kencang, Minggu 17 April 2022:





Komentar tentang post