Kamis, Oktober 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perjanjian Bersejarah Melindungi Kehidupan di Laut Lepas

redaksi
22 Juni 2023
Kategori : Berita, Konservasi
0
BRIN Buka Pendanaan Riset Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati pada ekosistem terumbu karang (coral reef). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi mengadopsi perjanjian bersejarah untuk melindungi kehidupan di laut lepas, yang semakin terancam oleh polusi, perubahan iklim, dan penangkapan ikan yang berlebihan.

Di laut lepas, ribuan spesies terancam punah. Aktivitas manusia telah membahayakan kehidupan laut, merusak masyarakat pesisir dan berdampak negatif terhadap kesehatan manusia.

Dibangun di atas warisan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut, pekan ini, perjanjian terobosan tersebut secara signifikan memperkuat kerangka hukum untuk konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati laut di lebih dari dua pertiga lautan.

“Perjanjian Laut Lepas” menawarkan kerangka kerja yang diperbarui untuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut yang mulai berlaku pada tahun 1994.

Perjanjian baru ini memainkan peran penting dalam segala hal mulai dari ekonomi hingga mengatur iklim, bekerja di bawah tiga krisis perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi.

Kepala Program Lingkungan Persatuan Bangsa-Bangsa (UNEP) Cabang Kelautan dan Air Tawar, Leticia Carvalho, mengatakan perjanjian baru memberikan, untuk pertama kalinya, dasar hukum untuk konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati laut di laut lepas atau wilayah yang berada di luar yurisdiksi nasional.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Antonio Guterreskeanekaragaman hayatiLaut LepasLeticia CarvalhoPolusi PlastikSekretaris Jenderal PBBstok ikanUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badai Tropis Bret di Utara Suriname, Mengarah ke Karibia

Next Post

Dua Dekan Mendaftar Sebagai Bakal Calon Rektor Universitas Negeri Gorontalo

Postingan Terkait

UNG Perkuat Tata Kelola Akademik Melalui Uji Publik

UNG Perkuat Tata Kelola Akademik Melalui Uji Publik

1 Oktober 2026
Panas Laut dan El Niño Mungkin Bikin Penyu Lekang Pertama Kali Bertelur di Pantai California

Panas Laut dan El Niño Mungkin Bikin Penyu Lekang Pertama Kali Bertelur di Pantai California

1 Oktober 2026

Diskualifikasi Elektoral Soal Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Pertama Kali Penyu Lekang Bertelur di Pantai California

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Next Post
Dua Dekan Mendaftar Sebagai Bakal Calon Rektor Universitas Negeri Gorontalo

Dua Dekan Mendaftar Sebagai Bakal Calon Rektor Universitas Negeri Gorontalo

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Perkuat Tata Kelola Akademik Melalui Uji Publik

Panas Laut dan El Niño Mungkin Bikin Penyu Lekang Pertama Kali Bertelur di Pantai California

Diskualifikasi Elektoral Soal Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Pertama Kali Penyu Lekang Bertelur di Pantai California

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

Mangrove di Randangan Banyak Dikonversi Jadi Areal Tambak

Saat Makan Bersama Risiko Infeksi Covid-19 Lebih Tinggi

Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Badai Beryl Mendarat di Meksiko

Mahasiswa Pertukaran Dari 70 Perguruan Tinggi Selesaikan Pendidikan di UNG

Korban Tanah Longsor di Banjarnegara dan Cilacap 23 Orang Tewas dan 28 Hilang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.