Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kesehatan

Pertama di Dunia Virus Oz yang Ditularkan Kutu Membawa Kematian di Jepang

redaksi
25 Juni 2023
Kategori : Kesehatan
0
Pertama di Dunia Virus Oz yang Ditularkan Kutu Membawa Kematian di Jepang

Virus Oz yang ditularkan melalui gigitan kutu keras (hard tick) menjadi penyebab kematian seoarang perempuan di Jepang. pembawa virus adalah kemungkinan penyebabnya. Ini kasus pertama di dunia. GAMBAR: NHK

Darilaut – Untuk pertama kali di dunia, virus Oz yang ditularkan melalui kutu membawa kematian di Jepang. Belum ada pengobatan yang efektif untuk penyakit ini.

Nippon Hoso Kyokai (NHK) melaporkan Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan seorang perempuan berusia 70-an yang meninggal tahun lalu telah ditemukan sebagai kasus pertama penyakit menular yang disebabkan oleh virus Oz di negara itu. Kutu diyakini sebagai pembawa virus.

Kementerian mengatakan pada hari Jumat (23/6) bahwa seorang wanita meninggal karena miokarditis, atau radang otot jantung, di Prefektur Ibaraki, utara Tokyo.

Perempuan ini mengunjungi rumah sakit dengan keluhan demam dan kelelahan. Saat itu, seekor kutu ditemukan menggigit paha atasnya. Otopsi menyimpulkan korban ini telah terinfeksi virus Oz.

Kementerian mengatakan ini adalah kasus infeksi virus Oz yang pertama kali dilaporkan, baik yang fatal atau tidak.

Pejabat kementerian mengatakan terinfeksi virus tidak selalu berakibat fatal karena tes antibodi sampel darah di Jepang menunjukkan beberapa orang telah terinfeksi virus tersebut.

Masih belum diketahui persis bagaimana orang terkena virus ini, tetapi kemungkinan penyebabnya karena digigit kutu keras (hard tick) sebagai pembawa virus.

Kementerian mendesak orang untuk mengenakan atasan lengan panjang dan celana panjang ketika mereka pergi ke daerah berumput di mana kutu dapat ditemukan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Hard TickJepangSeranggaVirus Oz
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Mendagri Berharap Pemilu dan Pilkada 2024 Tidak Gaduh

Next Post

FPIK UNG Bahas Kurikulum Program Studi, Fakultas Kedokteran Persiapan Seleksi Mandiri

Postingan Terkait

9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

Penderita Gondok di Gorontalo Kebanyakan Tinggal di Wilayah Non Pesisir

27 Maret 2026
WHO Menyerukan Tindakan Mendesak Mengakhiri Tuberkulosis

WHO Menyerukan Tindakan Mendesak Mengakhiri Tuberkulosis

25 Maret 2026

Lebih Dari 3300 Orang Meninggal Karena Tuberkulosis Setiap Hari

WHO Merekomendasikan Alat Diagnostik Baru Mengakhiri Tuberkulosis

6.949 Kasus Tuberkulosis di Gorontalo, Tempati Peringkat 15 Nasional

Iklim: Demam Berdarah Penyakit Dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Gejala Orang Terinfeksi Virus Nipah

Next Post
FPIK UNG Bahas Kurikulum Program Studi, Fakultas Kedokteran Persiapan Seleksi Mandiri

FPIK UNG Bahas Kurikulum Program Studi, Fakultas Kedokteran Persiapan Seleksi Mandiri

Komentar tentang post

TERBARU

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Komitmen Hapus Merkuri

Indonesia Perlu Indeks untuk Mengukur Keanekaragaman Hayati

Indeks Kemerdekaan Pers 2023 Mengalami Penurunan

KPU Kabupaten Gorontalo Persiapan Penetapan DPS

Topan Koto Mengarah ke Pantai Vietnam

Dewan Pers Resmi Serahkan Draf Perpres Media Berkelanjutan ke Dirjen IKP

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.