Sabtu, September 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kesehatan

Pertama di Dunia Virus Oz yang Ditularkan Kutu Membawa Kematian di Jepang

redaksi
25 Juni 2023
Kategori : Kesehatan
0
Pertama di Dunia Virus Oz yang Ditularkan Kutu Membawa Kematian di Jepang

Virus Oz yang ditularkan melalui gigitan kutu keras (hard tick) menjadi penyebab kematian seoarang perempuan di Jepang. pembawa virus adalah kemungkinan penyebabnya. Ini kasus pertama di dunia. GAMBAR: NHK

Darilaut – Untuk pertama kali di dunia, virus Oz yang ditularkan melalui kutu membawa kematian di Jepang. Belum ada pengobatan yang efektif untuk penyakit ini.

Nippon Hoso Kyokai (NHK) melaporkan Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan seorang perempuan berusia 70-an yang meninggal tahun lalu telah ditemukan sebagai kasus pertama penyakit menular yang disebabkan oleh virus Oz di negara itu. Kutu diyakini sebagai pembawa virus.

Kementerian mengatakan pada hari Jumat (23/6) bahwa seorang wanita meninggal karena miokarditis, atau radang otot jantung, di Prefektur Ibaraki, utara Tokyo.

Perempuan ini mengunjungi rumah sakit dengan keluhan demam dan kelelahan. Saat itu, seekor kutu ditemukan menggigit paha atasnya. Otopsi menyimpulkan korban ini telah terinfeksi virus Oz.

Kementerian mengatakan ini adalah kasus infeksi virus Oz yang pertama kali dilaporkan, baik yang fatal atau tidak.

Pejabat kementerian mengatakan terinfeksi virus tidak selalu berakibat fatal karena tes antibodi sampel darah di Jepang menunjukkan beberapa orang telah terinfeksi virus tersebut.

Masih belum diketahui persis bagaimana orang terkena virus ini, tetapi kemungkinan penyebabnya karena digigit kutu keras (hard tick) sebagai pembawa virus.

Kementerian mendesak orang untuk mengenakan atasan lengan panjang dan celana panjang ketika mereka pergi ke daerah berumput di mana kutu dapat ditemukan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Hard TickJepangSeranggaVirus Oz
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Mendagri Berharap Pemilu dan Pilkada 2024 Tidak Gaduh

Next Post

FPIK UNG Bahas Kurikulum Program Studi, Fakultas Kedokteran Persiapan Seleksi Mandiri

Postingan Terkait

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Virus Ebola Kian Cepat Menyebar

15 Agustus 2026
Ebola Mengganas, Setiap 30 Menit Satu Orang Tewas

Ebola Mengganas, Setiap 30 Menit Satu Orang Tewas

15 Agustus 2026

Peneliti UNG Temukan Cara Menangkal Nyamuk Malaria Dengan Rambut Jagung dan Daun Pepaya

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

Next Post
FPIK UNG Bahas Kurikulum Program Studi, Fakultas Kedokteran Persiapan Seleksi Mandiri

FPIK UNG Bahas Kurikulum Program Studi, Fakultas Kedokteran Persiapan Seleksi Mandiri

Komentar tentang post

TERBARU

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

AmsiNews

REKOMENDASI

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia

Ramadan, Matinya Politik Gorontalo dan Politik Emansipasi

Hujan Deras di Korea Selatan Menyebabkan 22 Orang Tewas, 14 Hilang

10 Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Mojokerto

500 Penerbangan di Shanghai Dibatalkan Karena Topan Muifa

Pendeteksi Signal Distress Digunakan untuk Cari MV Nur Allya di Maluku Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.