Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bibit 98W di Utara Kalimantan Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

redaksi
21 Desember 2024
Kategori : Berita
0
3 Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia, Dekat Indonesia

Ilustrasi bibit siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Bibit siklon tropis 98W yang berkembang di utara Kalimantan berpeluang tinggi untuk menjadi siklon tropis. Bibit 98W saat ini terletak di dekat Malaysia dan Brunei Darussalam.

Sistem ini memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Angin permukaan berkelanjutan maksimum adalah sekitar 35–45 km per jam (18–23 knot).

Citra satelit menunjukkan sirkulasi yang lebih simetris, dengan pita formatif yang terfragmentasi di sekitar sirkulasi, dan konveksi yang dalam untuk pengembangan.

Analisis JTWC menunjukkan bahwa 98W berada di lingkungan yang menguntungkan untuk pengembangan lebih lanjut dengan suhu permukaan laut yang hangat (29–30°C). Selain itu, aliran keluar kutub yang baik, serta diimbangi oleh geser angin sedang hingga tinggi (20–25 knots).

Bibit 99W

Sementara itu, bibit siklon tropis 99W saat ini berlokasi di Pulau Palawan Filipina. Sistem ini, menurut JTWC, memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Angin permukaan berkelanjutan maksimum adalah sekitar 30 km per jam (15 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1006 hPa (hektopaskal).

Tags: Bibit Siklon TropisBrunei DarussalamJTWCKalimantanMalaysia
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

KPU Kabupaten Gorontalo Evaluasi Penyusunan Laporan Keuangan Pilkada

Next Post

La Nina Lemah Meningkatkan Volume Hujan Tahun Ini

Postingan Terkait

Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

21 Oktober 2026
Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

21 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Next Post
WMO: Sebagian Wilayah Indonesia Mengalami Curah Hujan di Bawah Normal

La Nina Lemah Meningkatkan Volume Hujan Tahun Ini

TERBARU

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

AmsiNews

REKOMENDASI

Perahu Kano Ramah Lingkungan dari Serat Tebu

Cara Memantau Mikroplastik di Laut, Disusun Ahli Berbagai Negara

Ada Lubang Hitam di Pusat Bimasakti

Badai Tropis Usagi Terbentuk di Dekat Pulau Yap, Mengarah ke Dekat Filipina

Banyak Sampah Plastik di Pesisir Nunukan, Perbatasan Indonesia – Malaysia

Apa Penyebab Tsunami Selat Sunda? Ini Penjelasan Volkanolog ITB

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.