Kamis, April 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kondisi La Nina Terjadi di Wilayah Pasifik Tropis

redaksi
15 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
WMO: Sebagian Wilayah Indonesia Mengalami Curah Hujan di Bawah Normal

Potensi curah hujan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Periode suhu permukaan laut (SST) yang lebih dingin dari rata-rata di Samudra Pasifik khatulistiwa dimulai pada Agustus 2025, menurut Departemen Sains dan Teknologi – Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina atau Department of Science and Technology-Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (DOST-PAGASA).

Hal ini terus berlanjut dan semakin menguat hingga mencapai ambang batas kondisi La Nina sebesar -0,5°C anomali suhu permukaan laut atau sea surface temperature anomaly (SSTA) pada September 2025, “sebagaimana ditunjukkan oleh indikator samudra dan atmosfer terkini,” kata Nathaniel T. Servando, Ph.D, Administrator DOST-PAGASA, dalam siaran pers pada Jumat (10/10.

Menurut Nathaniel, kondisi La Nina terjadi jika SSTA (Indeks Samudra Nino) selama satu bulan terpantau -0,5°C atau kurang dan ekspektasi bahwa SSTA (Indeks Samudra Nino) selama 3 bulan -0,5°C atau kurang akan terpenuhi (yaitu, September-Oktober-November (SON), Desember-Januari-Februari (DJF)).

Kondisi La Nina kemungkinan akan berlanjut setidaknya hingga musim DJF 2025-2026 sebagaimana ditunjukkan oleh beberapa model iklim, kata Nathaniel.

Dengan perkembangan ini, menurut Nathaniel, peluang curah hujan di atas normal pada Oktober 2025 hingga Februari 2026 diperkirakan lebih tinggi, terutama di sepanjang wilayah timur Filipina.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: La NinaPAGASASamudra Pasifik
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Workshop Konselor Sebaya, Strategi UNG Bangun Lingkungan Kampus yang Peduli dan Inklusif

Next Post

Negara Anggota G20 Mendeklarasikan Dukungan Peringatan Dini untuk Semua

Postingan Terkait

Konsumen Ikan Tak Terlindungi, Pemerintah Terlalu Baik dengan Importir

Panas Ekstrem, Ikan Dapat Mengalami Gagal Jantung

23 April 2026
Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

PBB Memperingatkan Panas Ekstrem Mengancam Sistem Pangan Global

23 April 2026

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Next Post
Sistem Peringatan Dini Dapat Menyelamatkan Jiwa

Negara Anggota G20 Mendeklarasikan Dukungan Peringatan Dini untuk Semua

TERBARU

Panas Ekstrem, Ikan Dapat Mengalami Gagal Jantung

PBB Memperingatkan Panas Ekstrem Mengancam Sistem Pangan Global

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

AmsiNews

REKOMENDASI

Semua Yang Perlu Anda Ketahui Seputar Video Berdurasi Pendek

Jarak Siklon Charlotte Dari Cilacap 1190 km

Insentif Tenaga Kesehatan Terbentur Regulasi, DPRD Cari Solusi

UNG Akan Menggelar Program Mengajar di Pesisir Teluk Tomini

Bawa Cap Tikus, Kapal Getsemani Ditangkap

Topan Terkuat Bolaven Bergerak di Timur Laut Samudra Pasifik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.