Minggu, Mei 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Siklon Senyar Berada di Dekat Kota Medan, Menuju Selat Malaka dan Malaysia

redaksi
27 November 2025
Kategori : Berita
0
Badai Siklon Senyar Berada di Dekat Kota Medan, Menuju Selat Malaka dan Malaysia

Siklon Tropis Senyar berada di dekat Kota Medan, Sumatra Utara, pada Rabu (26/11) malam. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Setelah mendarat di dekat Kota Langsa, Aceh, pada Rabu (26/11), Badai siklon (cyclonic storm) Senyar berbelok ke selatan dan Tenggara melintasi daratan Sumatera Utara.

Selama melintasi daratan Senyar mempertahankan kekuatan dan hingga Rabu malam sudah berada di dekat Kota Medan untuk kembali melintasi Selat Malaka.

Berdasarkan aplikasi Zoom.earth, sistem ini diperkirakan akan bergerak ke timur dan timur-timur laut menuju Malaysia.

Senyar telah bergerak ke arah timur-tenggara dengan kecepatan 7 km per jam (4 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 3,7 meter (12 kaki).

JTWC memprakirakan Senyar akan berbelok ke timur karena pengaruh arah barat yang rendah hingga menengah membawa sistem kembali ke Selat Malaka.

Pendaratan di sepanjang pantai barat Malaysia kemudian diprakirakan akan terjadi dalam waktu sekitar 2 hari.

Prakiraan ini memiliki tingkat keyakinan rendah dan disipasi total di daratan Sumatra masih mungkin terjadi, kata JTWC.

Jika sistem tidak dapat mempertahankan struktur yang kokoh selama 12 jam ke depan, mungkin tidak memiliki peluang untuk berkembang kembali.

Setelah 24 jam, menurut JTWC, lingkungan yang lebih baik di atas air diperkirakan akan memperkuat Senyar saat mendekati pantai. Sistem ini kemudian diperkirakan akan melemah dengan cepat saat mencapai pendaratan terakhir di Malaysia.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badai siklon SenyarBMKGGuswantoJTWCKepala BMKGKepala BMKG Teuku Faisal FathaniSelat MalakaSiklon Tropis Senyar
Bagikan129Tweet79KirimKirim
Previous Post

Badai Siklon Mendarat di Dekat Langsa Aceh, Bawa Hujan dan Angin Kencang

Next Post

Fenomena Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka Jarang Terjadi

Postingan Terkait

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

31 Mei 2026
Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

31 Mei 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Next Post
Fenomena Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka Jarang Terjadi

Fenomena Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka Jarang Terjadi

TERBARU

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

AmsiNews

REKOMENDASI

Earendel, Bintang Paling Jauh di Alam Semesta

Esai Foto: Mengapa Ada Demo Amran Sulaiman di Gorontalo

Potensi Hujan, Awan Cumulonimbus dan Gelombang Tinggi Pekan Depan

Gelombang Tinggi Kembali Merusak Fasilitas Wisata di DIY

Petugas Gagalkan Penyelundupan dan Perdagangan Ilegal 597 Burung

Paus Biru Kembali Melintas di Perairan Botubarani Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.