Kamis, Agustus 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

World Water Day, Ketika Air Jauh Perempuan Menanggung Beban

redaksi
22 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Air dan Pelajaran Penting Dari Laporan IPCC Terbaru

Ilustrasi air. FOTO: DOK. DARILAUT.ID

Darilaut – Di mana air mengalir kesetaraan akan tumbuh tumbuh. Perempuan mengumpulkan dan mengelola air.

Hari Air Sedunia (World Water Day) diperingati tanggal 22 Maret setiap tahunnya. Tahun ini, temanya “Air dan Kesetaraan Gender.”

Melansir UN News, krisis air global memengaruhi semua orang. Tetapi tidak secara merata.

Lebih dari seperempat dari semua perempuan di seluruh dunia masih kekurangan air minum yang dikelola dengan aman di rumah.

Ketika air jauh, perempuan dan anak perempuan menanggung beban, menghabiskan sekitar 250 juta jam setiap hari untuk mengumpulkannya. Lebih dari tiga kali lipat waktu yang dihabiskan oleh laki-laki dan anak laki-laki.

Mereka mengelola air, merawat mereka yang sakit karena air, dan kehilangan waktu, kesehatan, dan kesempatan.

Menyelesaikan krisis air berarti memastikan suara, kepemimpinan, dan ide perempuan membentuk setiap solusi.

Hingga saat ini, sekitar 14% negara masih kekurangan mekanisme untuk partisipasi perempuan yang setara dalam pengambilan keputusan terkait air.

Di mana orang kekurangan air minum yang aman dan sanitasi di dekat rumah, ketidaksetaraan berkembang, dengan perempuan dan anak perempuan menanggung beban terberat.

Sistem yang mengatur air menyampingkan perempuan dan anak perempuan dari pengambilan keputusan, kepemimpinan, pendanaan, dan representasi.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Hari Air SeduniaPBBPeran PerampuanWorld Water Day
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Narelle Melemah di Northern Territory Australia

Next Post

Krisis Air Global Memengaruhi Semua Orang

Postingan Terkait

2019, Terjadi 5 Gerhana

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

27 Agustus 2026
Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

27 Agustus 2026

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Next Post
La Nina di Samudra Pasifik Transisi Menuju Fase ENSO Netral

Krisis Air Global Memengaruhi Semua Orang

TERBARU

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

AmsiNews

REKOMENDASI

Apa yang Istimewa Saat Supermoon 14 Juli Tahun Ini?

Nilai Tukar Nelayan Turun Karena Sistim Logistik Ikan Belum Optimal

Dihadiri 6 Negara, Gorontalo Tempat Pertemuan ke-3 Kelompok Kerja untuk Spesies Terancam

Jejak Insang Arthropoda Berusia 520 juta tahun

149 Kura-Kura Batok Hasil Operasi di Surabaya Dilepas di Maros

Wisatawan 28 Negara Datang Melihat Hiu Paus di Botubarani

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.