Darilaut – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo mengungkap kapal terdampar di perairan Gorontalo Utara yang membawa 39 karung sianida atau kurang lebih 1.950 kg.
Kapal jenis panboat yang mengangkut sianida tersebut terdampar pada Senin 13 April 2026 di Desa Motihelumo Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara. Kapal ini mengalami kerusakan mesin dengan membawa dan mengangkut barang dan bukti tersebut.
”Muatan diduga CN/Sianida dan ABK dari kapal tersebut melarikan diri, meninggalkan kapal yang terdampar,” kata Direktur Polairud Polda Gorontalo Kombes Pol. Devy Firmansyah, dalam konferensi pers yang dihadiri Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro, pada Kamis (23/4).
Dengan kejadian tersebut, kepala desa Motihelumo menghubungi personel Polairud Polda Gorontalo, kemudian barang bukti di serahkan kepada petugas, untuk di gunakan dalam proses penyelidikan dan penyidikan perkara jika di temukan ada peristiwa pidana dalam perkara tersebut.
Melansir Tribratanews.gorontalo.polri.go.id, berdasakan informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan kegiatan penyelidikan tanggal 13 April 2026, telah terjadi kecelakaan laut dan ditemukan kapal jenis panboat dengan nama kapal SAR 01.824 dengan muatan diduga CN/Sianida.



