Darilaut – Dalam beberapa hari terakhir, kondisi cuaca di Indonesia masih menunjukkan dinamika khas masa peralihan. Berkurangnya tutupan awan di pagi hingga siang hari pada sejumlah wilayah membuat pemanasan permukaan berlangsung lebih intensif, sehingga suhu udara pada siang hari terasa lebih panas.
Secara umum pola Monsun Australia masih tetap berperan dalam mendukung berlangsungnya awal musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan suaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat.
Menurut Direktorat Meteorologi Publik BMKG periode 15 – 17 Mei, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang – lebat yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini di Kepulauan. Riau, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.




