Darilaut – Tercatat 13 spesies kuda laut tersebar di berbagai wilayah perairan Indonesia. Dari 13 spesies, 8 diperdagangkan.
Kuda laut kini tidak lagi sekadar tangkapan sampingan (bycatch), tetapi juga telah menjadi komoditas perdagangan bernilai ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Tim riset Project Seahorse menemukan dari 13 spesies kuda laut yang diketahui hidup di perairan Indonesia, 8 spesies yang dimanfaatkan dalam perdagangan. Spesies tersebut, Hippocampus histrix, H. barbouri, H. comes, H. mohnikei, H. kelloggi, H. kuda, H. spinosissimus, dan H. trimaculatus.
Spesies H. trimaculatus menjadi yang paling banyak ditemukan di wilayah Kalimantan, Sumatra, dan Jawa, kata Muthya Farah dari Project Seahorse.
Sementara itu, spesies H. mohnikei menjadi perhatian tersendiri karena sebelumnya secara global hanya tercatat di kawasan Selat Malaka. Namun, tim menemukan spesimen dan laporan kemunculan dari nelayan di Madura.
“Ini merupakan kejadian baru bagi Indonesia,” kata Muthya dalam lokakarya “Eksplorasi Opsi Pengelolaan Penangkapan dan Perdagangan Kuda Laut di Indonesia” yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Project Seahorse – Institute for the Oceans and Fisheries, University of British Columbia, Kanada, di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Rabu (20/5).



