Senin, Juli 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Maysak Mendarat di Perbatasan Vietnam dan Cina

redaksi
5 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Maysak Mendekati Pendaratan di Pulau Hainan Cina

Badai Tropis (Tropical Storm) Maysak pada Jumat (3/7) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Setelah melintasi Teluk Tonkin (Beibu Wan) badai tropis (Tropical Storm) Maysak mendarat untuk kedua kalinya di Kota Móng Cái, Provinsi Quang Ninh, Vietnam, yang berbatasan dengan Dongxing, Provinsi Guangxi, Cina.

Badai Tropis Maysak bergerak melintasi Beibu Wan dan meningkat menjadi badai tropis parah Sabtu (4/7).

Pada Minggu (5/7) pukul 2 pagi, Badai Tropis Parah Maysak berpusat sekitar 140 kilometer di selatan-barat daya Nanning, kata Observatorium Hong Kong (HKO).

Seelumnya Sabtu pukul 22.00, Badai Tropis Parah Maysak berpusat sekitar 150 kilometer di selatan-barat daya Nanning.

Siklon Tropis Maysak akan bergerak ke pedalaman Guangxi hari ini dan melemah secara bertahap.

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Maysak telah bergerak ke utara dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,5 meter (18 kaki).

Sistem ini akan berbelok ke timur laut dan mempertahankan gerakan tersebut hingga menghilang pada 36 jam berikutnya.

Peluruhan yang stabil hingga cepat akan dimulai karena efek gesekan dan pengeringan daratan dan mengakibatkan menghilang dalam 36 jam.

Sebelumnya,  Maysak mendarat pertama kali di Daerah Otonom Lingshui Li, Pulau Hainan, Cina Selatan, pada Jumat (3/7) malam.

Tags: Badai Tropis MaysakHKOJTWC
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Topan Super Bavi Menuju Kepulauan Mariana Utara

Next Post

Pemahaman Masyarakat Mengenai Penyakit Tuberkulosis Rendah

Postingan Terkait

Cuaca Ekstrem Saat Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS, Gelombang Panas Pecahkan Rekor

Cuaca Ekstrem Saat Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS, Gelombang Panas Pecahkan Rekor

5 Juli 2026
BMKG: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

BRIN Perkenalkan Mitigasi Banjir Rob Berbasis Penginderaan Jauh Berbasis InSAR

5 Juli 2026

WHO Menyoroti Dampak Medsos dan Lingkungan Digital Terhadap Kesehatan Kaum Muda

Pemahaman Masyarakat Mengenai Penyakit Tuberkulosis Rendah

Topan Super Bavi Menuju Kepulauan Mariana Utara

Pasifik Khatulistiwa Mencerminkan Jejak Terstruktur Peristiwa El Niño

El Niño yang Menguat Dengan Cepat Dapat Memicu Cuaca Ekstrem

Uni Eropa Perkuat Pengamatan Laut Global Melalui Inisiatif OceanEye

Next Post
Lebih Dari 3300 Orang Meninggal Karena Tuberkulosis Setiap Hari

Pemahaman Masyarakat Mengenai Penyakit Tuberkulosis Rendah

TERBARU

Cuaca Ekstrem Saat Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS, Gelombang Panas Pecahkan Rekor

BRIN Perkenalkan Mitigasi Banjir Rob Berbasis Penginderaan Jauh Berbasis InSAR

WHO Menyoroti Dampak Medsos dan Lingkungan Digital Terhadap Kesehatan Kaum Muda

Pemahaman Masyarakat Mengenai Penyakit Tuberkulosis Rendah

Badai Tropis Maysak Mendarat di Perbatasan Vietnam dan Cina

Topan Super Bavi Menuju Kepulauan Mariana Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Lebih Dari 7800 Mahasiswa Mengikuti Pendidikan Profesi Guru di UNG

Dari Amerika Serikat, 398 ABK Indonesia Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Kapal Mati Mesin di Perairan Kolaka, 25 Penumpang Selamat

Polda Gorontalo Tangani 13 Perkara Tambang Ilegal Batu Hitam

Hanya Melintas, Kapal Pesiar Misterius di Raja Ampat dari Australia

Kurangi Sampah Plastik, Bawa Tumbler di Kampus

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.