Darilaut – Program Lingkungan PBB (UNEP) telah menerbitkan laporan terbaru yang memperkitakan kenaikan suhu global akan melampaui ambang batas 1,5°C—kemungkinan besar dalam beberapa tahun mendatang.
Hal ini akan mendorong risiko dan dampak iklim ke tingkat yang semakin berbahaya. Namun, menurut laporan baru UNEP, suhu masih dapat diturunkan kembali dan tujuan global dalam Perjanjian Paris masih dapat dicapai.
Poin-poin penting dari laporan baru tersebut:
• Jika suhu melampaui 1,5°C, risiko dan dampaknya akan semakin parah seiring dengan setiap kenaikan suhu (meski hanya sepersekian derajat) dan berlalunya waktu. Dampaknya mencakup cuaca ekstrem yang lebih dahsyat, hilangnya ekosistem, serta tenggelamnya negara-negara berkembang kepulauan kecil dan kota-kota pesisir dataran rendah. Selain itu, kerusakan parah pada kesehatan manusia, ketahanan pangan, pasokan air, alam, perkotaan, infrastruktur, dan perekonomian.
• Kemungkinan melampaui titik kritis yang tidak dapat dipulihkan meningkat seiring dengan besaran dan durasi suhu yang lebih tinggi; hal ini mencakup ketidakstabilan lapisan es besar dan degradasi hutan hujan Amazon.
• Mitigasi dan adaptasi harus berjalan beriringan, dengan memprioritaskan intervensi seperti pendinginan berbasis alam (nature-based cooling).




