Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nalgae Menguat Menjadi Badai Tropis Parah

redaksi
29 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
Nalgae Menguat Menjadi Badai Tropis Parah

Badai tropis Nalgae menguat menjadi Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) Sabtu (29/10) pagi. GAMBAR: PAGASA

Darilaut – Mendekati daratan Filipina, siklon tropis Nalgae telah menguat menjadi Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) Sabtu (29/10) pagi.

Nalgae dengan nama Filipina “Paeng” menurut Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina, Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), diperkirakan akan terus bergerak ke barat barat laut hingga Minggu (30/10) melintasi Luzon.

Dalam buletin PAGASA yang dikeluarkan Sabtu pukul 02.00 pagi, di jalur perkiraan, enam jam ke depan pusat Paeng dapat mendarat di sekitar area Albay-Camarines Sur.

Selanjutnya, kata PAGASA, Paeng akan melintasi Semenanjung Bicol hingga Sabtu siang sebelum melintasi kawasan Calabarzon-Metro Manila di sore hingga malam hari ini.

Diperkirakan setelah muncul di atas Teluk Manila, Paeng akan melewati Semenanjung Bataan-selatan Zambales Sabru sore dan Minggu dini hari.

Menurut PAGASA efek gesekan dan interaksi dengan daratan Luzon dapat mengakibatkan melemahnya badai tropis ini dalam waktu 24 jam, dan mungkin lebih awal.

“Namun, Paeng dapat kembali meningkat menjadi badai tropis parah setelah mencapai Laut Filipina Barat,” tulis PAGASA.

Badai tropis parah Paeng membawa curah hujan lebat di berbagai wilayah di Filipina. Dalam kondisi seperti ini dapat terjadi banjir dan tanah longsor akibat hujan, terutama di daerah yang sangat rentan terhadap bahaya ini.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangHong Kong ObservatoryJTWCLaut FilipinaLuzonManilaPAGASASamudra PasifikSiklon TropisTopan Nalgae
Bagikan5Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 94W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Next Post

42 Orang Meninggal Karena Banjir dan Tanah Longsor di Filipina Selatan, 16 Hilang

Postingan Terkait

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

18 Juni 2026
Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

18 Juni 2026

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Next Post
42 Orang Meninggal Karena Banjir dan Tanah Longsor di Filipina Selatan, 16 Hilang

42 Orang Meninggal Karena Banjir dan Tanah Longsor di Filipina Selatan, 16 Hilang

Komentar tentang post

TERBARU

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir di Berbagai Wilayah Dalam Sepekan

KNKT Fokus Mencari Kotak Hitam

Bencana Alam 2020, Rumah Rusak 42.762 dan Terendam 836.291 Unit

Digulung Ombak, Nelayan Hilang di Pantai Ketapang Condong

Ikan Kembung Kaya Omega 3

Tanaman untuk Mengobati Diabetes

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.