Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

redaksi
4 September 2026
Kategori : Berita
0
Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Konsentrasi mikroplastik di dasar laut terbukti jauh lebih tinggi di area yang berdekatan dengan pesisir dibandingkan lepas pantai. Kondisi ini membuktikan pentingnya pengendalian sumber polusi lokal.

Namun, ada pula partikel mikroplastik yang terperangkap di lapisan termoklin. Alih-alih langsung tenggelam ke dasar laut atau murni mengapung, partikel mikroplastik kerap tertahan di lapisan termoklin tersebut.

Peneliti Pusat Riset Laut Dalam (PRLD) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Corry Yanti Manullang, mengatakan bahwa struktur kolom air yang sama ternyata juga bertindak sebagai perangkap bagi partikel asing.

Hal ini disampaikan dalam Deep-Sea Science Forum (DSSF) bertajuk “Toward Deep Sea Mission 2045” pada Selasa (1/9).

Corry menjelaskan hasil studi mengenai perjalanan mikroplastik di sepanjang Arus Lintas Indonesia (Arlindo) atau Indonesian Throughflow (ITF).

Keberadaan mikroplastik yang melayang di kolom air ini membuatnya rentan tertelan oleh organisme penyokong rantai makanan seperti kopepoda (krustasea kecil).

Terlebih lagi, fenomena pergerakan air vertikal seperti upwelling turut mendistribusikan ulang partikel ini ke berbagai kedalaman, sebelum pada akhirnya mengendap di sedimen laut dalam.

“Jika kita hanya memonitor permukaan, kita mungkin melewatkan partikel di sekitar termoklin, di perairan yang lebih dalam, di dalam organisme laut, dan sedimen laut dalam. Masalah tiga dimensi membutuhkan pemantauan tiga dimensi,” kata Corry seperti dikutip dari Brin.go.id.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: A’an Johan WahyudiBRINCorry Yanti ManullangMikroplastikRiset Laut Dalamtermoklin
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

Next Post

Apa Itu Termoklin?

Postingan Terkait

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026
Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

4 September 2026

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

El Niño Belum Mencapai Puncak, Cuaca Panas Ekstrem Berbulan-bulan

Badai Tropis Krovanh Berada Sangat Dekat dengan Pulau Amami Jepang

Next Post
Apa Itu Termoklin?

Apa Itu Termoklin?

TERBARU

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Bualoi Mendarat di Samar Timur, Filipina

Januari – Juli 2024, Uji laboratorium 3.919 Sampel di Gorontalo Negatif Antraks

Arsitektur Tradisional Memiliki Landasan Terhadap Kosmologi

Musibah Kecelakaan Laut di Teluk Tomini, Gubernur Gorontalo Minta Basarnas Cari Nakhoda yang Hilang

UNG Jalin Kerja Sama Dengan Pemda Kota Kotamobagu

Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo 325 Orang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.