Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

redaksi
14 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

Perbandingan citra yang diperoleh dari satelit Copernicus Sentinel-2 tanggal 1 dan 11 Oktober di lembah Sungai Budhi Gandaki dan anak sungainya, Shyar Khola. GAMBAR: European Union, Copernicus Sentinel-2 imagery

Darilaut – Pada 11 Oktober 2026, banjir bandang dahsyat menerjang aliran Sungai Budhi Gandaki di Distrik Gorkha, Nepal, yang terletak sekitar 100 km di barat laut Kathmandu.

Banjir ini terjadi kurang dari dua bulan setelah peristiwa serupa melanda Distrik Rasuwa pada 26 Agustus 2026. Peristiwa terbaru ini berdampak pada jembatan, rumah, dan jalur pendakian di wilayah Manaslu. Pejabat setempat melaporkan bahwa lebih dari 100 pendaki asing terjebak.

Satelit Copernicus Sentinel-2 menampilkan kondisi sebelum dan setelah banjir bandang tersebut. Perbandingan citra yang diperoleh dari satelit Copernicus Sentinel-2 ini memperlihatkan kondisi wilayah tersebut sebelum dan sesudah peristiwa terjadi.

Pada citra tanggal 1 Oktober 2026, lembah Sungai Budhi Gandaki dan anak sungainya, Shyar Khola, tampak tidak terganggu. Pada citra tanggal 11 Oktober 2026, terlihat adanya endapan sedimen berwarna gelap di sepanjang lembah samping yang mengarah ke Shyar Khola, sementara alur sungai di bagian hilir tampak lebih gelap dan lebih lebar.

Satelit Copernicus Sentinel-2 mendukung pemantauan lembah sungai dan medan yang rawan tanah longsor, sehingga membantu pihak berwenang dalam mengidentifikasi wilayah terdampak dan merencanakan penanganan bencana.

Bahaya di Pegunungan Tinggi

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Banjir NepalCopernicus Sentinel-2Ekosistem Pegunungan HimalayaNepal
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

UNG dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Jalin Kerja Sama

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

UNG dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Jalin Kerja Sama

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Susulan Masih Terjadi, Sejumlah Bangunan di Pohuwato Mengalami Kerusakan

Bibit 96S Berpotensi Menjadi Siklon Tropis di Australia Barat

Paus Pembunuh Bentrok Lagi dengan Kapal di Selat Gibraltar

Gempa Teluk Tomini M 6,2 Dirasakan di Sulawesi Tengah, Gorontalo Hingga Kalimantan Timur

10 Ribu Kapal Akan Memperkuat Pengamatan Laut

Tim Fakultas Kedokteran UNG Berikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir di Gorontalo Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.