Darilaut – Gelombang Kelvin memiliki struktur yang lebar dan datar. Gelombang ini tidak pecah di pantai seperti gelombang pada umumnya.
Gelombang air hangat ini bergerak lambat dan relatif datar, membentang sepanjang ribuan mil melintasi Samudra Pasifik.
Gelombang ini memengaruhi lapisan atas samudra di wilayah ekuator—di antara permukaan laut dan termoklin yang lebih dalam. Termoklin adalah lapisan transisi di bawah permukaan tempat suhu air menjadi lebih dingin, pada kedalaman antara 660 hingga 3.300 kaki (sekitar 200 hingga 1.000 meter.
National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) atau Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS menjelaskan bahwa gelombang Kelvin bergerak perlahan—dengan kecepatan sekitar lima hingga sepuluh mil per jam—dan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan untuk melintasi Samudra Pasifik sebelum mencapai pesisir Amerika Selatan.
Geombang Kelvin seperti jalan raya bawah air. Jalur ini memindahkan panas dari barat ke timur melintasi Pasifik. Air hangat memanaskan udara tepat di atasnya sehingga membuatnya naik.
NASA (National Aeronautics and Space Administration) menguraikan salah satu petunjuk pertama muncul dalam citra satelit pada bulan Januari 2026, ketika gelombang air hangat yang disebut gelombang Kelvin terlihat di dekat Mikronesia di Pasifik barat.




