10 Ribu kg Sampah yang Berserakan di Pesisir Kota Gorontalo Berhasil Dibersihkan

Wali Kota Gorontalo Marten Taha dan Wakil Wali Kota Ryan Kono bersama 1000 relawan PLN (Perusahaan Listrik Negara), Komunitas Tanggidaa Group, aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah Kota Gorontalo, serta masyarakat bekerja sama membersihkan pantai Pohe Kota Gorontalo. FOTO: HUMAS PEMKOT GORONTALO

Darilaut – Sebanyak 10.000 kg (10 ton) sampah yang berserakan di pesisir Kota Gorontalo, Teluk Tomini, berhasil dibersihkan.

Pembersihan sampah ini diikuti lebih dari 1000 relawan, termasuk aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah Kota Gorontalo, yang berada di pantai Pohe, Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi, Minggu (13/8). Selan itu, PLN (Perusahaan Listrik Negara), Komunitas Tanggidaa Group, serta warga setempat.

Kegiatan ini dengan tena “Bersihkan Pantai, Menebar Kebaikan” dihadiri langsung Wali Kota Gorontalo Marten Taha dan Wakil Wali Kota Ryan Kono.

Wali Kota Gorontalo meminta agar kerja sama seperti ini dapat terus dipertahankan dan dipelihara karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.

Bagi komunitas relawan Tanggidaa Group, Marten berpesan teruslah berbuat yang terbaik buat masyarakat dengan merealisasikan apa yang menjadi niat tulus dalam bentuk kerja nyata.

“Kami tentunya berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni saja, tapi betul-betul memang kita berbuat untuk kebaikan,” ujar Marten.

“Perlihatkan bahwa apa yang kita lakukan itu bermanfaat untuk masyarakat. Membersihkan lingkungan, menjaga lingkungan dan lain sebagainya, dan sekali lagi tentunya dukungan dan partisipasi masyarakat sangat kami butuhkan.”

Sampah yang dikumpul kemudian diangkut dengan armada yang telah disiapkan. Kemudian dipindahkan ke bank sampah.

Marten memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah terlibat dalam kegiatan ini, dan mengajak semua elemen untuk selalu berkolaborasi sebab tidak semua pekerjaan itu bisa ditangani oleh pemerintah dengan tuntas.

“Dengan kolaborasi dan sinergitas maka semua dapat diselesaikan,” kata Marten.

Penataan destinasi wisata di Kota Gorontalo menjadi perhatian serius pemerintah terutama masalah persampahan.

Marten mengatakan masalah yang sering kali muncul adalah kurangnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Marten berharap dengan adanya gerakan ini akan menggugah partisipasi masyarakat di Kelurahan Pohe untuk selalu menjaga kebersihan dan lingkungan.

Exit mobile version