“Seattle dan Istanbul mungkin berada di ujung dunia yang berlawanan tetapi mereka menyatu dalam upaya untuk melestarikan ruang bagi burung,” kata Mirey Atallah, Kepala Cabang Adaptasi dan Ketahanan di Divisi Perubahan Iklim Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).
“Pelajaran terpenting yang mereka ajarkan kepada kami adalah bahwa daerah perkotaan yang dipulihkan dan dikelola secara berkelanjutan dapat menjadi surga di dunia yang berubah bagi satwa liar dan juga manusia,” kata Mirey seperti dikutip dari Unep.org.
Di Kota Istanbul telah meluncurkan proyek untuk meningkatkan kesadaran dan konservasi keanekaragaman hayati, termasuk burung yang bermigrasi, di dalam wilayah metropolitan.
Proyek ini bagian dari inisiatif Generation Restoration Cities UNEP. Proyek ini untuk memajukan solusi berbasis alam dan tantangan lingkungan di daerah perkotaan.
Melalui upaya ini, UNEP bekerja sama dengan 24 kota, 14 di antaranya menerima dukungan keuangan dan teknis langsung untuk menguji coba solusi berbasis alam perkotaan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari Dekade PBB tentang Restorasi Ekosistem, sebuah upaya global untuk menghidupkan kembali alam.
Istanbul juga telah bergabung dengan Journeys for Life, sebuah inisiatif baru yang dipimpin oleh ICLEI – Pemerintah Daerah untuk Keberlanjutan, untuk membantu kota dan wilayah dalam melestarikan spesies migran yang rentan.




