Senin, Maret 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

KKP Buka Tiga Posko Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

redaksi
3 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
KKP Buka Tiga Posko Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

FOTO: DOK. KKP

Palu – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuat tiga posko bantuan yang tersebar di tiga titik, masing-masing Mamboro, Kabupaten Sigi, serta Bandara Sis Aljufri, di Sulawesi Tengah. Posko ini akan dilengkapi dengan dapur umum, tenaga kesehatan dan ruang belajar sementara bagi anak-anak.

Pengiriman bantuan, serta logistik akan dilakukan dari Balikpapan dan Mamuju. Dengan fasilitasi Susi Air, evakuasi korban terutama mereka yang sakit dan ibu serta anak diprioritaskan dari Palu ke Balikpapan atau Mamuju.

Selain jalur udara, KKP akan membawa bantuan makanan, air serta peralatan evakuasi dari Bitung melalui jalur laut dengan menggunakan Kapal Pengawas Hiu 002. Diperkirakan, bantuan akan sampai di Palu hari ini Rabu (3/10). Kapal Pengawas Orca 03 juga akan menyusul membawa bantuan dan 20 orang tenaga medis ke Palu.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, bersama pejabat KKP, melihat langsung beberapa lokasi yang terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah pada 30 September 2018. Pejabat KKP yang mengunjungi lokasi masing-masing Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Brahmantya Satyamurti Poerwadi, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Sjarief Widjaja, serta Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Rina.

Menteri Susi juga meninjau kantor Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Palu, serta mengevakuasi keluarga pegawai KKP yang terdiri dari Istri dan anak mereka yang berada di Palu. Saat ini, sudah 34 orang keluarga pegawai KKP yang dievakuasi ke Makassar, Mamuju dan Balikpapan.

Selain itu, Menteri Susi, ke lokasi yang paling parah terkena dampak bencana gempa bumi dan tsunami antara lain Mamboro, Pantai Talise dan Kabupaten Sigi. Terlihat banyak kerusakan berat akibat gempa bumi yang disusul dengan Tsunami tersebut, sehingga mengakibatkan sulitnya akses distribusi bantuan kepada para korban. Tak hanya itu, sarana dan prasarana penting yang dibutuhkan seperti listrik, air, dan BBM pun sulit diperoleh masyarakat.

Dalam Rapat Terbatas Penanganan bencana Palu-Donggala, Presiden menyampaikan agar setiap kementerian/lembaga turut membantu dalam kapasitasnya masing-masing. Menindaklanjuti hal tersebut, KKP berinisiatif secara sukarela untuk membuat posko bantuan untuk membantu selama masa tanggap darurat.

“Saya meminta para jajaran eselon 1 untuk fokus dalam membantu menyediakan kebutuhan dasar terlebih dahulu. Ibu Rina (Kepala Badan KIPM) sudah sampaikan bahwa kantor BKIPM di Palu ada air bersih, jadi silakan masyarakat yang ada di sekitar wilayah itu mengambil air dari sana,” kata Menteri Susi.

Adapun bantuan ekskavator yang dimobilisasi KKP dari Pasangkayu sebanyak dua unit. Ekskapator ini akan tiba di Palu pada 3 Oktober 2018. Sementara, tiga unit ekskapator dari Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong belum bisa masuk ke Palu karena akses jalan yang belum dapat dilalui alat berat.

Bantuan KKP dalam penyelenggaraan program-program di sektor kelautan dan perikanan akan dilaksanakan usai masa tanggap darurat berakhir dan ketika kondisi membaik. “Kalau sudah masuk masa transisi, KKP akan memberikan bantuan sesuai program-program yang ada supaya ekonomi perikanan di Palu menggeliat kembali,” kata Susi.

Gempa Donggala terjadi pada Jumat (28/9) pukul 17.02.44 WIB. Gempa ini berkekuatan 7,4 skala Richter (SR). Lokasi berada di 0.20 Lintang Selatan dan 119.89 Bujur Timur, pada kedalaman 11 kilometer.*

Tags: Donggala-PaluKKPSusi Pudjiastuti
Bagikan19Tweet2KirimKirim
Previous Post

Padang Lamun yang Sehat Hanya 6,67 Persen

Next Post

Gempa Tidak Terjadi Secara Acak

Postingan Terkait

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

15 Maret 2026
29 Maret 2025 Sidang Penetapan Awal Syawal 1446 H

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

15 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Next Post
Gempa Tidak Terjadi Secara Acak

Gempa Tidak Terjadi Secara Acak

Komentar tentang post

TERBARU

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

AmsiNews

REKOMENDASI

Ratusan Mahasiswa UNG Menggelar Aksi Mendukung dan Membela Palestina

Kasal: Negara Harus Memiliki Pertahanan Siber yang Kuat

20 Tewas dan 2 Hilang Akibat Bencana Hidrometeorologi di Sumatra Utara Menewaskan

Vaksinasi Bagi Masyarakat Maritim Capai 85%

Distribusi Logistik Kebutuhan PON XX Melalui Tol Laut Terus Meningkat

Tim SAR Masih Mencari Tiga ABK KM Gerbang Samudera I

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.