“Angkat sumpah ini menjadi bukti bahwa para lulusan telah memenuhi seluruh persyaratan akademik dan profesional, untuk menjalankan profesi keperawatan serta siap mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Amir Arham, mengatakan bahwa sumpah profesi yang diucapkan bukan sekadar rangkaian seremoni akademik, melainkan komitmen moral yang akan menjadi landasan dalam menjalankan profesi perawat.
Ia mengingatkan bahwa profesi perawat memiliki peran strategis dalam sistem pelayanan kesehatan. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan, lulusan Profesi Ners UNG diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Profesi perawat adalah profesi kemanusiaan. Melalui pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki saat ini, para lulusan diharapkan dapat mengambil peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Prosesi angkat sumpah tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk mengabdikan diri di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas, klinik, maupun institusi kesehatan lainnya di tingkat daerah maupun nasional.




