Rabu, November 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gangguan Pernafasan Penyebab Kematian Paus Pilot di Perairan Madura

redaksi
24 April 2021
Kategori : Berita, Orca
0
52 Paus Pilot Terdampar di Pantai Madura, Hanya 3 yang Hidup

Paus Pilot yang terdampar di Pantai Madura, Kamis (18/2). FOTO: KLHK

Darilaut – Gangguan pernafasan, dehidrasi dan kelemahan sebagai penyebab kematian paus pilot di perairan Madura beberapa waktu lalu.

Sebanyak 52 ekor paus pemandu sirip pendek (Globicephala macrorhynchus) terdampar di Pantai Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura, Kamis (18/2).

Salah satu Tim Forensik Patologi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Bilqisthi Ari Putra, mengatakan koloni paus pemandu sirip pendek yang terdampar sedang berburu makanan.

Menurut Bilqisthi, koloni paus pilot sirip pendek dipimpin oleh betina produktif dengan kondisi lapar, lemah dan mengalami gangguan pernafasan atau dalam istilah medis disebut emfisema.

“Pejantan kelaparan dan mengalami gangguan pernafasan (pneumonia granulomatosa) dan gangguan jantung (infark miokardial),” kata Bilqisthi seperti dikutip dari Unair.ac.id, Jumat (16/4).

Menurut dokter Bilqis penyebab paus pilot terdampar adalah disorientasi akibat kelainan otot reflektor melon pada betina utama. Hal ini diperburuk dengan kelaparan, serta kondisi pernafasan dan pencernaan yang kurang baik.

Disorientasi timbul ketika terjadi dinamika oseanografi seperti MJO (Madden-Julian Oscillation).

“Penyebab kematian pada betina utama maupun pejantan adalah terjadinya gagal nafas, sedangkan pada anggota koloni yang lain, kematian disebabkan karena dehidrasi dan kelemahan,” kata Bilqisthi

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Jawa TimurPaus pilotpaus terdamparUniversitas Airlangga
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Kontak di Perairan Bali

Next Post

KRI Nanggala 402 Fase Submiss Menuju Subsunk

Postingan Terkait

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

4 November 2026
Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

4 November 2026

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Tsunami Bencana Paling Mematikan

Next Post
KRI Nanggala 402 Fase Submiss Menuju Subsunk

KRI Nanggala 402 Fase Submiss Menuju Subsunk

Komentar tentang post

TERBARU

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari Keanekaragaman Hayati, 1 Juta Spesies Hewan dan Tumbuhan Terancam Punah

Bersih Sampah di Labuan Bajo

Gempa Laut M5,5 Goyang Gorontalo

PATA Sweden Chapter Gelar Kesiapan Indonesia Menyambut Wisatawan Mancanegara

Koran Tjahaja Sijang Minahasa 1869 – 1925 Ada di Perpustakaan Australia

KPU Kabupaten Gorontalo Sosialisasi di Pesisir Batudaa Pantai

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.