Wisnu mengatakan, pemulangan ABK yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari total 20.042 orang ABK yang tersebar di 154 kapal pesiar di dunia dan pemulangannya ke Indonesia akan terus difasilitasi oleh Pemerintah.
Saat ini, pemerintah telah membentuk Organisasi Tugas Satgas Bersama Repatriasi ABK/PMI Kapal Pesiar yang terdiri dari instansi dan Kementerian terkait. Antara lain, pihak Principal/Agen, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kemenko Marvest, Kementerian Keuangan, TNI dan POLRI, serta pemerintah daerah terkait.
Menurut Wisnu, pemerintah telah menunjuk 3 pelabuhan untuk memfasiltasi pemulangan PMI, yaitu Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Batam dan Pelabuhan Benoa.
“Untuk Pelabuhan Tanjung Priok pada awal bulan Juni nanti juga akan kedatangan beberapa kapal pesiar asing lagi yang akan membawa para ABK dari negara tetangga, diantaranya antara kapal pesiar MV Westerdan, MV Volendam, MV Eurodam dan MV Carnival Conquest,” ujar Wisnu.*





Komentar tentang post