Minggu, Maret 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cara Aman Kembali Bekerja di Masa Pandemi Virus Corona

redaksi
1 Juni 2020
Kategori : Berita, Kesehatan
0
41 Persen Pengusaha Hanya Bisa Bertahan Tiga Bulan

FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Bekerja kembali bagi pegawai pada saat pandemi virus corona penyebab penyakit Covid-19 merupakan hal yang dilematis. Beraktivitas kembali demi melaksanakan tugas, tetapi harus berhadapan dengan segala kemungkinan dengan adanya virus yang kasat mata.

Untuk itu, harus ada upaya yang dilakukan ketika pegawai harus melakukan aktivitasnya di kantor dengan melakukan protokol kesehatan yang dianjurkan para ahli guna memutus mata rantai penularan Covid-19. Upaya yg bisa dilakukan adalah bekerja dengan aman sebagai bentuk mengecilkan atau menurunkan risiko kita terkena infeksi.

Menurut Biosafety Officer BSL3 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Ratih Asmana Ningrum, penularan dapat terjadi melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Lingkungan yang harus sangat kita waspadai adalah fasilitas umum yang tidak kita ketahui terdapat virus atau tidak.

Melalui Webinar Talk To Scientists “Bekerja di Masa Pandemi Versi LIPI”, Jumat (29/5), yang diikuti oleh 239 peserta, Ratih mengatakan, kita harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan baik dan benar. APD yang utama dan paling penting dapat kita pergunakan adalah yang sesuai dengan lingkungan di mana kita bekerja.

Menurut Ratih, APD berbeda-beda tergantung risiko di lingkungan sekitar, lingkungan kerja risiko tinggi yaitu kamar bedah, ruang rawat pasien. Kemudian lingkungan dengan risiko sedang, yaitu laboratorium uji dan yang terakhir lingkungan dengan risiko rendah contohnya kantor.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Covid-19LIPIVirus Corona
Bagikan7Tweet1KirimKirim
Previous Post

Landasan Pemulihan Aktivitas Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19

Next Post

818 ABK Indonesia Tiba di Tanjung Priok

Postingan Terkait

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

15 Maret 2026
UNEP Buka Pendaftaran Champions of the Earth 2024, Penghargaan Lingkungan Hidup Tertinggi PBB

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

15 Maret 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

Next Post
818 ABK Indonesia Tiba di Tanjung Priok

818 ABK Indonesia Tiba di Tanjung Priok

Komentar tentang post

TERBARU

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

AmsiNews

REKOMENDASI

Jawa Barat Bikin Jutaan Masker Bedah Standar WHO

BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 93S di Samudera Hindia

Mengembangkan Kemampuan Kreativitas Anak di Sekolah

57 ABK Indonesia di Kapal Pesiar MV Artania Tiba di Jakarta

Hanya 1,67 Juta ha Hutan Mangrove Indonesia yang Kondisinya Baik

Kemenko Kemaritiman: Ekspedisi Nusantara Jaya Layak Dilanjutkan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.