Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, mengatakan bahwa upaya rehabilitasi hutan dan lahan menjadi prioritas penting untuk mencegah bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor yang kerap terjadi di daerah aliran sungai.
Menurut Fayzal, sinkronisasi program dan kegiatan antara BPDAS dan dinas terkait sangat dibutuhkan agar pelaksanaan rehabilitasi berjalan maksimal dan tepat sasaran, serta ”pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan LSM lingkungan,” ujar Fayzal.
Kepala BPDAS Bone Bolango, Bontor Lumbantobing, mengatakan, berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan, serta berinovasi dalam meningkatkan upaya konservasi dan pemulihan lahan kritis di Gorontalo, khususnya wilayah Bone Bolango.
“Saya berharap dapat terus melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan rehabilitasi dan konservasi,” kata Bontor.
Selain itu, koordinasi-koordinasi dengan stekholder terkait, pemerintah daerah, perguruan tinggi, masyarakat, ”dan juga forum-forum lingkungan akan terus dilanjutkan,” ujarnya.
Program-program ini tidak hanya akan memulihkan lahan kritis, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan. (Novita J. Kiraman)




