“Ini pengalaman pertama saya ikut mendata lamun dan juga mangrove. Saya belajar banyak tentang ekosistem lamun dan mangrove. Rasa lelah saat pendataan terbayarkan dengan pengalaman-pengalaman baru. Sangat bermanfaat bagi kami nelayan yang hampir setiap hari mencari ikan di laut,” kata Mojitiok, nelayan di Torosiaje.
Selanjutnya, hasil survei akan menjadi rujukan dalam mendorong perikanan skala kecil berkelanjutan di Torosiaje, serta memupuk kemandirian masyarakat dalam menjaga ekosistem lamun dan mangrove. (Wa Ode Saritilawa)
Berita Padang Lamun Lainnya di Torosiaje, Baca: Bunga Padang Lamun Penanda Awal Syawal di Torosiaje
Orang-orang Torosiaje memiliki beragam kearifan lokal. Salah satunya, penentuan awal Syawal. Penanda awal Syawal bagi suku Bajo Torosiaje yang berada di kawasan Teluk Tomini dengan mencermati pertumbuhan padang lamun (seagrass). Lamun dengan sebutan sammo di Torosiaje tumbuh di dasar laut dangkal. Ini satu-satunya tumbuhan berbunga yang dapat hidup di laut.




