Senin, Mei 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ada Enam Spesies Lamun di Perairan Torosiaje, Gorontalo

redaksi
10 Agustus 2025
Kategori : Berita
0
Ada Enam Spesies Lamun di Perairan Torosiaje, Gorontalo

Pendataan padang lamun di perairan Torosiaje Kecil, Senin (4/8/2025). Foto: Ummul Uffiahturrahman/JAPESDA

Darilaut – Lamun yang berayun lemah menari pelan mengikuti irama gelombang laut. Namun siapa mengira, lamun justru bisa disebut perisai dalam menghadapi serangan penyakit yang bersumber dari laut.

Fungsi lainnya sebagai filtrasi atau penjernihan perairan laut dangkal dengan menyaring debu-debu yang terdapat di permukaan laut. Bukan hanya itu, lamun juga menjadi  rumah bagi biota laut yang bernilai ekonomis bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut.

Awal Agustus 2025, JAPESDA bersama Blue Ventures memfasilitasi nelayan Torosiaje melakukan survei identifikasi ekosistem laut dan pesisir, yakni padang lamun dan ekosistem mangrove. Tujuannya untuk terus mendukung keberlanjutan perikanan skala kecil nelayan di Desa Torosiaje dan juga untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat pesisir.

Torosiaje disebut desa terapung yang berada di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Pemukiman ini tepat berada di kawasan Teluk Tomini. Survei yang difasilitasi JAPESDA dan Blue Ventures berfokus pada kualitas pertumbuhan lamun dan spesiesnya. Pendataan lamun mencakup pula pendataan hewan invertebrata yang mendiami hamparan padang lamun, serta spesies ikan yang ditemukan dalam titik sampling lamun.

“Survei ini dititik beratkan pada kemandirian nelayan setempat. Adapun keterlibatan teman-teman enumerator, teman-teman JAPESDA, dan juga teman-teman Blue Ventures pada survei kali ini hanyalah sebatas fasilitator,” kata fasilitator JAPESDA di Torosiaje, Ummul Uffiaturrahman, Sabtu (9/8/2025).

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: gorontaloPadang LamunPeta Padang Lamunteluk tominiTorosiaje
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Puluhan Rumpon Ilegal Filipina Ditertibkan di Laut Sulawesi

Next Post

Topan Podul Terbentuk di Laut Filipina

Postingan Terkait

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

25 Mei 2026
SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

24 Mei 2026

Ukuran Kuda Laut yang Dapat Ditangkap Minimal 10 cm dan Tidak Bunting

Musim Badai Atlantik dan El Nino

Musim Siklon Tropis di Atlantik 2026 di Bawah Normal

Bibit Siklon Tropis 99W Terletak di Selatan Guam

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Next Post
Siklon Tropis Courtney Dapat Menguat di Barat Daya Jawa Barat

Topan Podul Terbentuk di Laut Filipina

TERBARU

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Ukuran Kuda Laut yang Dapat Ditangkap Minimal 10 cm dan Tidak Bunting

Musim Badai Atlantik dan El Nino

Musim Siklon Tropis di Atlantik 2026 di Bawah Normal

Bibit Siklon Tropis 99W Terletak di Selatan Guam

AmsiNews

REKOMENDASI

Naiknya Air Laut di Pesisir Manado Karena Cuaca Ekstrem

UNG Perkenalkan Sastra Lisan Gorontalo di Timor Leste

Langka, Gerhana Matahari Hybrid Akan Terjadi di Indonesia

Gerakan #MediaLawanCovid19

Cara Meningkatkan Kesadaran Konservasi Laut dengan Video

KKP Menghentikan Penambangan Pasir Laut di Pulau Babi, Beting Aceh dan Rupat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.