Jumat, Mei 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Analisis Iklim Global Menunjukkan Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

redaksi
29 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Kemenhub Bentuk Tim Terpadu Penanganan Virus Corona di Wilayah Pelabuhan

Ilustrasi. FOTO: DARILAUT.ID

Gelombang Rossby Ekuatorial masih diprediksi aktif yang bergerak ke arah barat dan memberikan potensi pertumbuhan awan hujan di Sumatera bagian utara dan Kalimantan bagian utara.

Pengaruh sistem regional seperti Siklon Tropis Jangmi, sirkulasi siklonik, serta aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial tersebut perlu diwaspadai karena masih dapat meningkatkan potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia, khususnya bagian utara.

Meskipun sebagian wilayah Indonesia sudah berada pada musim kemarau dan periode peralihan musim, BMKG mencatat masih terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia.  

Pada periode 25 – 27 Mei 2026 curah hujan tertinggi tercatat di Maluku (91,5 mm/hari), disusul Maluku Utara (78,8 mm/hari), Kalimantan Barat (71,0 mm/hari), Sulawesi Selatan (68,0 mm/hari), dan Sulawesi Utara (62,0 mm/hari).

Terjadinya hujan signifikan di wilayah-wilayah tersebut tidak terlepas dari dinamika atmosfer yang mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian utara.

Secara spasial, aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin terpantau aktif di wilayah Indonesia bagian utara. Pada periode yang sama, Madden-Julian Oscillation (MJO) juga terpantau melintas di utara Kalimantan, utara Sulawesi, hingga Maluku Utara.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BMKGCurah HujanEl Niño 2026
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Postingan Terkait

Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

29 Mei 2026
Prediksi BMKG untuk Kondisi Iklim Indonesia Tahun 2026

Waspada Peningkatan Hujan di Masa Peralihan Musim di Indonesia

29 Mei 2026

Sungai Didingga Meluap, Banjir Bandang di Gorontalo Utara Tinggi 2 Meter

Badai Tropis Jangmi Menguat di Laut Filipina, Mengarah ke Kepulauan Ryukyu

Etika Lingkungan Tak Hanya Kepentingan Manusia Belaka

Wabah Ebola Terus Menyebar, PBB Mendesak Maskapai Penerbangan Patuhi Keselamatan

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Pentingnya Baseline Kuda Laut Indonesia

TERBARU

Analisis Iklim Global Menunjukkan Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Waspada Peningkatan Hujan di Masa Peralihan Musim di Indonesia

Sungai Didingga Meluap, Banjir Bandang di Gorontalo Utara Tinggi 2 Meter

Badai Tropis Jangmi Menguat di Laut Filipina, Mengarah ke Kepulauan Ryukyu

Etika Lingkungan Tak Hanya Kepentingan Manusia Belaka

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Kuat M6,3 Guncang Pohuwato-Gorontalo

Disinformasi Pemilu 2024, Koalisi Masyarakat Sipil Mendorong Moderasi Konten Digital

IPCC Akan Merilis Laporan Iklim Terbaru

Tim SAR Cari Nelayan yang Terhempas Gelombang di Pangandaran

Evaluasi Coklit Penting untuk Memastikan Data Pemilih Valid dan Akurat

Cara Menghitung Kerusakan Terumbu Karang Akibat Tabrakan Kapal, Kasus Caledonian Sky

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.