Tentara akan dikerahkan mulai Senin untuk membantu.
Topan itu dapat membawa angin, gelombang badai, dan banjir perkotaan mulai Selasa malam saat mendekat, kata badan penanggulangan bencana.
“Nelayan disarankan untuk tidak menjelajah ke laut lepas sampai sistem (cuaca) selesai pada 17 Juni,” kata badan tersebut.
Sehari sebelumnya, pada Sabtu, mengutip Reliefweb.int, Otoritas Penanggulangan Bencana Provinsi (PDMA) Pakistan, melaporkan sedikitnya 15 orang kehilangan nyawa akibat hujan lebat dan angin kencang. Korban dilaporkan di beberapa desa.
Tercatat 100 orang mengalami cedera dan 68 rumah rusak sebagian. Selain itu, hewan ternak seperti 85 domba, 30 kambing dan 11 keledai mati karena hujan deras dan angin kencang.
Siklon tropis Biparjoy dengan intensitas kekuatan Badai siklon sangat parah (Very Severe Cyclonic Storm) telah meningkat menjadi Badai siklon yang sangat parah (Extremely Severe Cyclonic Storm) Minggu.
Sumber: AFP (France24.com), JTWC dan Reliefweb.int





Komentar tentang post