Apa Saja Dampak Siklon Tropis Paddy di Indonesia

TCWC Jakarta - BMKG

Darilaut – Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan adanya pertumbuhan Siklon Tropis TC Paddy di Samudera Hindia.

Siklon tropis Paddy dapat memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia berupa potensi hujan dan gelombang laut hingga 4 meter.

Menurut TCWC Jakarta – BMKG, potensi hujan dengan intensitas Sedang – Lebat di wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan NTB.

Gelombang laut ketinggian 1.25 – 2.5 meter (Moderate) dapat terjadi di Perairan Barat Bengkulu, Teluk Lampung bagian Selatan, Selat Sunda bagian utara, Perairan selatan Jawa Timur hingga Sumbawa, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur hingga NTB.

Gelombang laut ketinggian 2.5 – 4.0 meter (Rough Sea) dapat terjadi di Perairan barat P. Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan Selatan, Perairan selatan Banten hingga Jawa tengah, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai hingga Selatan Jawa Tengah.

Kondisi pada Senin (22/11) pukul 19.00 WIB, siklon tropis ini pada posisi 13.5LS – 108.1BT atau sekitar 690 km sebelah selatan barat daya Cilacap.

Arah gerak selatan dengan kecepatan 3 knots (6 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Kecepatan angin maksimum 40 knots (75 km/jam).

Prediksi 24 jam pada Selasa (23/11) pukul 19:00 WIB, posisi 14.0LS – 107.5BT atau sekitar 770 km sebelah selatan barat daya Cilacap.
Arah gerak barat, bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Kecepatan angin maksimum 35 knots (65 km/jam).

Prediksi 48 jam, Rabu (24/11) pukul 19.00 WIB, posisi 13.8LS – 106.5BT. Arah gerak barat barat laut, bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Kecepatan angin maksimum 30 knots (55 km/jam).

Prediksi 72 jam, Kamis (25/11) pukul 19.00 WIB, posisi 13.2LS – 104.8BT. Arah gerak barat barat laut, bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Kecepatan angin maksimum 25 knots (45 km/jam).

Exit mobile version