Arti Planet yang Tangguh

Laporan United in Science, hanya 15 persen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan berjalan sesuai dengan rencana. GAMBAR: WMO

Darilaut – Planet yang tangguh mengartikan bahwa ekosistem yang sehat diprioritaskan, ekstraksi sumber daya yang tidak berkelanjutan berkurang dan efisiensi ditingkatkan. Selain itu, teknologi dan praktik baru dapat mengantisipasi dan mencegah risiko lingkungan.

Ketua Otoritas Lingkungan Kesultanan Oman dan Presiden UNEA-7, Yang Mulia Abdullah bin Ali Al Amri, mengatakan semua pekerjaan ini harus didukung oleh tata kelola lingkungan yang efektif dan inklusif, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia atas lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.

“Negara-negara harus bekerja sama menuju solusi berkelanjutan untuk planet yang lebih aman dan lebih tangguh untuk mendukung implementasi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan dokumen hasil Rio+20 Masa Depan yang Kita Inginkan,” kata Al Amri seperti dikutip dari Unep.org.

Sesi ketujuh Majelis Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEA-7) akan memanfaatkan sains dan tata kelola yang efektif untuk memandu Negara-negara Anggota dan mitra untuk bekerja menuju tujuan ini.

UNEA-7 akan berlangsung Desember tahun depan, dari 8 hingga 12 Desember 2025 di markas besar Program Lingkungan PBB (UNEP) di Nairobi, Kenya, dengan tema “Memajukan solusi berkelanjutan untuk planet yang tangguh”.

Tema ini, kata  Presiden UNEA-7, akan menginspirasi Negara-negara Anggota untuk mengeksplorasi dan memajukan solusi seperti kebijakan yang koheren untuk menerapkan mandat dan komitmen lingkungan, meningkatkan akses dan penggunaan data ilmiah dan berbagi pengetahuan, serta memperkuat kolaborasi.

“Sains sudah jelas, dan efek dari kelambanan untuk mengatasi krisis perubahan iklim, krisis alam, hilangnya lahan dan keanekaragaman hayati, serta krisis polusi dan limbah sudah terlihat di setiap sudut dunia,” ujarnya.

“Kita sekarang membutuhkan sistem yang efektif dan ambisius untuk respons yang inklusif, sistemik, dan berorientasi pada tindakan di semua tingkatan untuk memperlambat kurva jalur saat ini, dengan mempertimbangkan konteks, kapasitas, dan prioritas nasional.”

Al Amri menyerukan kepada semua Negara Anggota untuk mendengarkan generasi mendatang, komunitas adat, dan negara-negara kepulauan untuk menyetujui mekanisme yang efektif untuk mengakses dukungan dan pembiayaan lingkungan lebih cepat dan lebih mudah bagi yang paling rentan menghadapi tantangan.

Terakhir, menurut Al Amri, kita harus melibatkan sektor swasta untuk memainkan peran kunci dalam mencapai tujuan bersama dengan meningkatkan tingkat kinerja lingkungan global dan mendukung transisi ke sistem konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.

“Data sains dan lingkungan akan menjadi pendorong utama dalam menemukan solusi untuk planet yang tangguh,” kata Al Amri.

Exit mobile version