Kondisi tersebut juga didukung oleh perlambatan aliran angin di sejumlah daerah dan suhu permukaan laut yang relatif hangat di perairan Indonesia bagian barat, sehingga menunjang pasokan uap air untuk pembentukan awan hujan.
Sejalan dengan kondisi tersebut, pada periode 13–15 Oktober 2026, BMKG mencatat curah hujan harian dengan kategori lebat hingga ekstrem di sejumlah wilayah, antara lain di Aceh 187 mm/hari, Papua Barat Daya 63 mm/hari, Sumatera Utara 95 mm/hari, dan Sumatera Barat 69 mm/hari. Hal ini menunjukkan bahwa potensi hujan signifikan masih tetap ada di sebagian wilayah Indonesia meskipun wilayah yang lain cenderung kering dengan tutupan awan minim.




