Sementara itu, angin kencang yang menerjang wilayah Kota Malang berakibat pada kerusakan bangunan maupun pohon tumbang pada Kamis (3/2). Tercatat satu warga meninggal dunia.
Selain korban jiwa, angin kencang ini juga berdampak pada satu warga yang mengalani luka ringan. Kedua warga yang tertimpa tembok rumah telah dievakuasi oleh petugas gabungan.
BPBD Kota Malang melaporkan tidak ada warga yang mengungsi setelah angin kencang ini terjadi pada Kamis.
Dampak lain teridentifikasi pada kerusakan 21 unit rumah maupun tumbangnya pohon yang menimpa rumah atau pun badan jalan.
Kerusakan di sektor lain tercatat fasilitas umum 3 unit, fasilitas pendidikan 1 unit dan kantor 1 unit.
Angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat ini dirasakan warga di tujuh kelurahan yang tersebar di Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Tujuh wilayah terdampak yaitu Kelurahan Polowijen, Purwantoro, Blimbing, Pandanwangi, Arjosari, Balearjosari dan Mojolangu.
Kejadian yang sama juga menerjang dua desa di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. BPDB Kabupaten Malang melaporkan Desa Tirto Arum dan Banjar Arum yang warganya merasakan angin kencang bersamaan dengan hujan lebat pada Kamis (3/2).
Tercatat 33 KK terdampak yang rumahnya terdampak kejadian tersebut. Total rumah rusak sebanyak 30 unit dengan rincian rumah rusak ringan 21 unit dan rusak sedang 9 unit. Fasilitas pendidikan, terdapat 3 unit yang terdampak.





Komentar tentang post