Minggu, September 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tsunami di Palu Beda dengan di Aceh

redaksi
2 Januari 2019
Kategori : Berita
0
Tsunami Palu

Gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat 28 September 2018. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Jakarta – Tsunami yang terjadi di Palu berbeda dengan di Aceh pada 2004. Ketika tsunami Aceh terjadi, hiposentrum atau pusat terjadinya titik gempa terletak di dalam laut sehingga menimbulkan gelombang yang tinggi lagi panjang.

Menurut ahli tsunami Institut Teknologi Bandung (ITB), Mohammad Bagus Adityawan PhD, tsunami yang terjadi di Palu, pusat titik gempanya terjadi di darat, namun dapat menyebabkan tsunami di laut.

Seperti dikutip laman Itb.ac.id, berdasarkan hasil pengamatan Bagus, bentuk pantai di Palu cukup berbeda, yakni dengan adanya bagian laut yang menjorok ke darat atau biasa disebut dengan teluk. Keberadaan teluk ini berdampak ketika ombak yang menghadang.

Ombak akan berkumpul kemudian menghantam sisi pantai dan berkumpul di area yang sama. Sehingga menyebabkan besarnya gelombang yang dihasilkan akibat hantaman ke arah pantai.

Ketika melakukan kunjungan ke pantai Taipa di Palu, Bagus menemukan tetrapoda blok beton pantai yang sudah berantakan dan rusak. Alat ini berguna untuk menahan dan memecah ombak yang menghampiri pantai. Kondisinya saat ini sudah berjatuhan dan terguling.

Bagus mengusulkan program yang dapat diterapkan oleh ITB dan pihak-pihak terkait mengenai pengembangan sumber daya air. Misalnya, pembuatan master plan tata air, pengaturan saluran irigasi yang terputus agar dapat mengairi sawah atau perkebunan di sekitar, dan penyusunan sistem drainase.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: ITBTsunami Palu
Bagikan20Tweet12KirimKirim
Previous Post

BMKG Belum Miliki Sistem Peringatan Dini Tsunami Akibat Aktivitas Vulkanik

Next Post

Ahli Tsunami ITB: Perlu Antisipasi Tarikan ke Laut

Postingan Terkait

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

13 September 2026
Topan Super Ragasa Akan Menyasar Laut Cina Selatan, Pesisir Guangdong, Teluk Tonkin dan Vietnam Utara

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

13 September 2026

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

Pembakaran Lahan Gambut Saat Kemarau Tindakan Ilegal

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

Gunung Anak Krakatau Masih Status Siaga, 8 Orang Hilang di Selat Sunda Dalam Pencarian

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

Next Post
Tsunami Palu

Ahli Tsunami ITB: Perlu Antisipasi Tarikan ke Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

Pembakaran Lahan Gambut Saat Kemarau Tindakan Ilegal

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Pengangkut Mobil Terbakar di Samudra Atlantik

Media di Daerah Rentan Terkooptasi Kepentingan Pemda

Studi dan Temuan: Panas Ekstrem Mencengkeram Amerika Utara, Eropa dan Cina

Ekspedisi Oceanx Leg 5, Habitat Terumbu Karang di Pulau Bangka dan Talise

Kapal Angkatan Laut China Dukung Evakuasi KRI Naggala-402

Gempa Dahsyat NTT Akibat Sesar Naik, USGS: 1,5 Juta Orang Diperkirakan Merasakan Guncangan Kuat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.