Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Matmo diperkirakan akan terus bergerak ke arah barat laut.
Siklon ini diperkirakan akan mendarat di Luzon bagian tengah-utara setelah 12 jam. Intensitas saat mendarat diproyeksikan mencapai 110–120 km per jam (60–65 knot), karena kondisi samudra dan atmosfer yang terus mendukung.
Setelah mendarat, interaksi dengan medan terjal di atas Luzon akan menyebabkan gangguan gesekan pada aliran masuk di tingkat rendah dan mengakibatkan penurunan intensitas hingga di bawah kekuatan topan.
Selanjutnya, kata JTWC, sistem ini diperkirakan akan muncul kembali di Laut Cina Selatan dalam waktu sekitar 24 jam, dengan suhu permukaan laut tetap kondusif (28–29°C) untuk reintensifikasi.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) Siklon Tropis Matmo, yang terletak di sebelah timur Filipina, akan melintasi Luzon hari ini dan nantinya akan berada dalam jarak 800 kilometer dari Hong Kong.
Observatorium akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan Sinyal Siaga No. 1. Prakiraan terkini memperkirakan Matmo akan bergerak mendekati Semenanjung Leizhou dan Pulau Hainan bagian timur selama akhir pekan dan secara bertahap menguat.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan Matmo mengarah ke barat barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot).




