Rabu, September 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Chan-hom Terletak di Timur Tenggara Tokyo, Peilou di Dekat Kepulauan Mariana Utara

redaksi
9 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Bavi Diperkirakan Akan Menjadi Topan Super di Kepulauan Mariana Utara

Ilustrasi Badai Tropis (Tropical Storm). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut –  Badai tropis (tropical storm) Chan-hom saat ini terletak di timur tenggara Tokyo, Jepang, pada Minggu (9/8). Sementara badai tropis Peilou berada di dekat Kepulauan Mariana Utara mengarah ke Pasifik utara.

Chan-hom berada di Samudra Pasifik barat daya diperkirakan akan mendarat di Pulau Honshu beberapa hari ke depan.

Sistem ini bergerak lambat ke barat-barat daya. Tekanan udara pada pusatnya 990hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), Minggu pukul 15.00.

Chan-hom –topan Jepang nomor 15 — mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 20 meter per detik (40 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 30 meter per detik (60 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di utara 440 km (240 NM) dan selatan 330 km (180 NM), menurut JMA.

Chan-hom di sebelah timur-tenggara Yokosuka, Jepang, telah bergerak ke arah barat-barat daya dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 6,1 meter (20 kaki).

JTWC memperkirakan Chan-hom akan bergerak melintasi wilayah tengah Honshu dengan cepat dan kembali muncul di atas Laut Jepang dalam waktu kurang dari 3 hari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai Tropis Chan-homBadai Tropis PeilouJMAJTWCSamudra Pasifik
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Dolphin Mendekati Pantai Timur Cina, 1684 Kapal Berhenti Beroperasi dan 120 Ribu Orang Dievakuasi

Next Post

Topan Dolphin Mendarat di Pantai Yuhuan Minggu Sore

Postingan Terkait

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

9 September 2026
Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

9 September 2026

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

Next Post
Topan Dolphin Mendarat di Pantai Yuhuan Minggu Sore

Topan Dolphin Mendarat di Pantai Yuhuan Minggu Sore

TERBARU

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

AmsiNews

REKOMENDASI

Upwelling Telah Melemahkan Pergerakan Topan Krathon Saat Mendekati Taiwan

Massa Merusak Fasilitas Pani Gold Project dan Membakar Kantor Bupati Pohuwato di Gorontalo

Kapal Riset Baruna Jaya IV Bantu Pencarian Pesawat Sriwijaya Air

Edukasi Maritim Libatkan 2.302 Pelajar

Pohon Tertua Masih Dipertahankan di Pusat Kota Gorontalo

1470 Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Mengawal Program Membangun Desa di Teluk Tomini

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.