Darilaut – Topan (typhoon) Co-May kembali menguat menjadi badai tropis (tropical storm) sebelum melintasi Pulau Okinawa di Kepulauan Ryukyu, Jepang, pada Senin (28/7).
Co-may sebelumnya telah melemah menjadi depresi tropis saat melewati Pulau Okinawa, Minggu (27/7). Namun, sistem ini bergerak ke barat laut melintasi Okinawa, dan Laut Cina Timur.
Selama 6 jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Co-may terletak 100 km di sebelah timur Pangkalan Udara Kadena.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,5 meter (18 kaki), kata JTWC.
Co-May tercatat sebagai topan Jepang nomor 8. Pada Senin, pukul 03.00 waktu setempat, sistem ini telah menguat menjadi badai tropis atau siklon tropis yang berkembang.
Co-May bergerak lambat saat mengarah ke barat barat-laut, kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).
Tekanan udara pada pusatnya 990 hPa (hektopaskal). Dengan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 20 meter per detik (40 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 30 meter per detik (60 knot).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di timur laut 500 km (270 NM) dan barat daya 390 km (210 NM), kata JMA.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) siklon Tropis Co-May akan tetap berada di sekitar Kepulauan Ryukyu hari ini, dan kemudian bergerak melintasi Laut Cina Timur.
Depresi Tropis Co-May telah menguat menjadi badai tropis. Pukul 2 dini hari, kata HKO, Co-May berpusat sekitar 190 kilometer di timur Okinawa.
Diperkirakan badai ini akan bergerak lambat, bertahan di sekitar Kepulauan Ryukyu, lalu bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 15 kilometer per jam melintasi Laut Cina Timur.
