Rabu, Mei 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

redaksi
17 April 2026
Kategori : Berita
0
Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Eutrofikasi dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan. Kondisi ini hasil interaksi antara dinamika nutrien di perairan dan aktivitas manusia di daratan yang terus meningkat.

isu eutrofikasi tidak hanya persoalan ekologis semata, akan tetapi juga  memiliki dampak sosial yang luas dan kompleks.

Menurut Prof. Ario Damar dari Department of Aquatic Resources Management, FPIK IPB University, proses ini dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan secara keseluruhan.

Dampaknya tidak berhenti pada aspek lingkungan. Penurunan oksigen terlarut akibat dekomposisi biomassa alga dapat menyebabkan kematian massal organisme laut, yang pada akhirnya memengaruhi sektor perikanan, kesehatan manusia, hingga ekonomi masyarakat pesisir.

“Eutrofikasi terjadi akibat kelebihan nutrien, terutama nitrogen dan fosfor, yang masuk ke perairan dari berbagai sumber seperti limbah domestik, pertanian, dan industri,” kata Prof. Ario dalam kegiatan IMBF Webinar Series 2026 yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Kamis (16/4).

Prof. Ario yang mmebawakan materi berjudul “Eutrophication as a Massive Ecological and Societal Problem” mengatakan akumulasi nutrien ini memicu ledakan pertumbuhan fitoplankton atau algal bloom.

Ledakan alga pada kondisi tertentu dapat bersifat berbahaya dan menurunkan kualitas air secara signifikan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Alga BerbahayaBRINEutrofikasiLedakan AlgaNutrienProf. Ario Damar
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Next Post

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Postingan Terkait

RUU Hak Cipta, Ketua Dewan Pers: Karya Jurnalistik Bagian Penting Dari Kekayaan Intelektual Bangsa

Dewan Pers Meminta Pemerintah Membebaskan Wartawan dan Warga Sipil Indonesia yang ditangkap Militer Israel

20 Mei 2026
Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

20 Mei 2026

Menurunnya Populasi Kuda Laut Penanda Degradasi Lingkungan Pesisir

Pimpinan Redaksi Barakati.id Kecam Tindakan Intimidasi di Kawasan Tambang Besar di Pohuwato

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan

Hujan Berpotensi Terjadi di Indonesia Saat El Niño Condition

Next Post
Konsentrasi Parasetamol di Teluk Jakarta Tinggi

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

TERBARU

Dewan Pers Meminta Pemerintah Membebaskan Wartawan dan Warga Sipil Indonesia yang ditangkap Militer Israel

Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

Menurunnya Populasi Kuda Laut Penanda Degradasi Lingkungan Pesisir

Pimpinan Redaksi Barakati.id Kecam Tindakan Intimidasi di Kawasan Tambang Besar di Pohuwato

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Agregasi Paus Pembunuh (Orca) di Laut Maratua

WMO Rangkul Sektor Swasta dan Akademisi Dalam Kecerdasan Buatan

Panas Berlebih Tersimpan di Lautan, Pencairan Es Mendorong Kenaikan Permukaan Laut

Pembahasan Izin Buangan Limbah Tambang ke Laut Langkah Kemunduran

Menteri Susi Kembali Ingatkan Ancaman Sampah Plastik

Gelombang Panas Masih Melanda Asia dan Asia Tenggara, Suhu Maksimum Capai 52°C

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.