Banjir Melanda Sumbawa Barat dan Lombok Barat

Banjir di Kabupaten Sumbawa Barat dan Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Rabu (11/11). FOTO: BPBD Kabupaten Lombok Barat/BNPB

Darilaut – Banjir melanda Kabupaten Sumbawa Barat dan Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (11/11). Sementara angin kencang terjadi di Kabupaten Sumbawa dan Bondowoso.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir di Kabupaten Sumbawa Barat melanda Desa Ai Kangkung, Kecamatan Sekongkang. Sebanyak 60 KK atau 194 jiwa terdampak.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sebanyak 35 unit rumah terdampak, sedangkan 5 lainnya rusak. Saat banjir terjadi, tinggi muka air antara 60 – 90 cm.

Di Kabupaten Lombok Barat, banjir melanda Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong. Sebanyak 62 jiwa terdampak disebabkan rumah mereka yang terendam. Di samping merendam sektor pemukiman, banjir juga merendam 3 hektar lahan warga.

Dua insiden tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi di waktu yang hampir bersamaan pada dua kabupaten tersebut.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kedua kabupaten bergerak cepat dalam penanganan darurat, seperti evakuasi warga, pemantauan dan koordinasi dengan aparat desa terdampak.

Angin Kencang

Sebelumnya, hujan deras disertai dengan angin kencang melanda Kabupaten Sumbawa, Senin (9/11). Tiga warga serempat mengalami luka-luka, puluhan rumah, sekolah, dan 1 kantor desa roboh.

Warga yang luka-luka akibat tertimpa material bangunan saat terjadi angin kencang. Dua warga di antaranya mengalami luka berat.

BPBD Kabupaten Sumbawa melaporkan dua warga yang mengalami luka parah tersebut segera mendapatkan pertolongan. Korban mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sumbawa.

BPBD mencatat adanya kerugian berupa 97 unit rumah, demikian juga 1 unit sekolah SMAN 1 Alba, 1 masjid dan 1 musola di Kecamatan Alas Barat. Sementara 1 kantor desa di Kecamatan Alas roboh.

Di Bondowoso, Jawa Timur, masyarakat melakukan kegiatan gotong royong pascabencana angin kencang di wilayahnya, Senin (9/11). Sejumlah pohon tumbang dan kerusakan rumah dibersihkan warga yang dibantu aparat setempat.

BPBD Kabupaten Bondowoso menginformasikan warga bergotong royong membersihkan pohon tumbang dan material bangunan yang rusak. Tiga desa di dua kecamatan yang terdampak angin kencang yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi.

Desa yang terdampak yakni Rencalongan di Kecamatan Sukosari, serta Desa Gunung Anyar dan Wonokusumo di Kecamatan Tapen.

BPBD mencatat 295 KK terdampak kejadian ini, sedangkan kerugian materiil mencakup rumah rusak berat 6 unit, rusak sedang 2, rusak ringan 287.

Sebanyak 13 pohon tumbang di beberapa titik yang mengakibatkan kemacetan di ruas jalan Bondowoso dan Ijen, maupun Bondowoso dan Sitobondo.

Sehubungan dengan potensi bahaya hidrometeorologi, masyarakat diimbau untuk terus siap siaga dan waspada. Masyarakat dapat memantau prakiraan cuaca hingga tingkat kecamatan melalui situs maupun aplikasi Info BMKG.

Melalui informasi tersebut, setiap individu dapat lebih siap dalam mengantisipasi maupun mengurangi risiko bahaya.

Exit mobile version